Pencarian
Anggaran Pengamanan Pilkada Di APBD Rp 3 M
Untuk Kegiatan Pengamanan Mulai Pembukaan Pendaftaran Cabup & Cawabup oleh KPUD Sampai Pasca Pelantikan
Pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) tahun ini nampaknya diantisipasi sedini mungkin agar bisa berjalan lancar dan aman. Untuk itu, APBD
2010 Sidoarjo juga dialokasikan anggaran yang tak sedikit.
Dari data yang dihimpun, anggaran pengamanan pemilukada diajukan sehari menjelang rencana pengesahan APBD. Akibatnya, pengesahan APBD sempat ditunda satu hari untuk mengakomodir pengajuan anggaran pengamanan pemilukada. ‘’Permintaan anggaran pengamanan pemilukada diajukan menjelang pengesahan.
Dana yang diajukan sekitar Rp 3 miliar,’’ ujar sumber Radar Sidoarjo yang enggan disebutkan namanya, kemarin. Anggaran pengamanan pemilukada, sesuai proposal yang masuk ke DPRD Sidoarjo, akan dipergunakan mendukung aktivitas personil Polri dan unsur TNI yang bertugas mengamankan pemilukada hingga proses pelantikan kepala daerah baru. ‘’Dana yang diajukan itu sudah meliputi asumsi pemilukada putaran pertama maupun putaran kedua,’’ tandasnya.
Ketua DPRD Sidoarjo, Dawud Budi Sutrisno, SH.,M.Hum, ketiika dikonfirmasi menyebutkan, untuk pelaksanaan pemilukada 2010 ini secara khusus dialokasikan anggaran untuk pengamanannya. Alokasi anggaran ini tak lain untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan pemilukada. ‘’Alokasi Rp 3 miliar untuk pengamanan pemilukada,’’’ katanya.
Pengalokasian anggaran ini diputuskan setelah ada pembahasan dengan Anggota Badan Anggaran dan TAPD. Menurut Dawud, alokasi itu dianggap wajar mengingat proses pemilukada mendatang harus berjalan lancar dan aman. I Wayan Dendra, salah satu anggota Banggar, menambahkan, alokasi dana pengamanan itu sudah seharusnya. Sebab, pemilukada rawan konflik dan perlu untuk pengamanan. ‘’Sudah seharusnya dianggarkan untuk pengamanan, karena pemilukada rawan konflik. Kita semua ingin proses suksesi kepemimpinan berjalan aman,’’ ujar Ketua Fraksi Gerakan Hati Nurani ini.
Sementara itu, Kapolres Sidoarjo, AKBP M Iqbal, mengaku belum mengetahui berapa alokasi anggaran pemilukada yang disetujui.’‘’Saya masih belum tahu,’’ ujar mantan Kapolres Gresik ini singkat. Dana pengamanan pemilukada ini berbeda dengan pengajuan anggaran pemilukada oleh Komisi Pemilihan Umum
Daerah (KPUD) Sidoarjo. Dari estimasi data pemilih pemilukada 1.395.540, KPUD Sidoarjo memerlukan dana sekitar Rp 31.394.744.738.Anggaran itu untuk estimasi pemilukada dua putaran.
Satu putaran diperkirakan membutuhkan dana Rp 21,3 miliar dan putaran kedua sekitar Rp 10 miliar. Pentahapan pemilukada, menurut Sekretaris KPUD Sidoarjo, Fauzi Isfandiari, diawali dengan pendaftaran calon akan dibuka mulai 27 April sampai 3 Mei 2010. Untuk penyerahan berkas dukungan calon dari jalur independen pada 1 April sampai dengan 6 April 2010.
Sedangkan penetapan pasangan calon dan nomer urut, dilakukan 24 Mei sampai 26 Mei 2010. Dan pencoblosan pemilukada direncanakan 25 Juli 2010.
(Sumber : Koran Radar)





























