Pimpinan & Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2012 dan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke - 153

Angsuran Warga Perum TAS Februari Belum Masuk

0 comments

Sejumlah korban lumpur mempertanyakan angsuran Februari yang belum cair. Padahal, sudah hampir memasuki Maret. Warga berharap PT Minarak segera membayar.

Sebelumnya, angsuran Januari juga terlambat. Angsuran yang seharusnya cair 3 Januari ternyata baru cair pada awal Februari lalu. Warga khawatir, angsuran Februari juga cair Maret nanti.

Kondisi Perum TAS I Yang Terkena Luapan Lumpur Lapindo

Warga yang resah adalah mantan penghuni Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS) I. Mereka sangat menantikan angsuran tersebut untuk membangun hidup kembali.

Koes Sulassono, koordinator warga, menyampaikan keluhan mereka. Banyak warga yang bergantung pada angsuran itu. Jika angsuran terlambat, aktivitas mereka terganggu. Misalnya, membangun rumah. “Kami sangat membutuhkan itu,” ujar Koes.

Dia juga mengatakan sudah konfirmasi ke PT Minarak. Namun, tidak ada jawaban pasti. Hanya upaya pencairan di atas 20 Februari. ”Kami harap hal itu benar,” ungkapnya.

Keterlambatan angsuran bukan yang pertama. Berdasar kesepakatan, seharusnya PT Minarak membayar angsuran warga setiap tanggal 3 awal bulan. Nominalnya Rp 15 juta. Namun, hingga angsuran ke-12, PT Minarak kerap terlambat membayar.

Meski begitu, warga tetap menghormati komitmen PT Minarak. Kesanggupan membayar tetap ditepati. “Kami hargai komitmen Minarak. Namun, kami harap tidak ada keterlambatan lagi,” tegas Koes.

Dikonfirmasi terpisah, Sunarto, koordinator korban lumpur eks pengungsi di Pasar Porong Baru, juga menyatakan belum menerima pencairan. Padahal, warga sangat membutuhkan untuk mengangsur rumah mereka. “Kalau tidak ada angsuran, kami tidak bisa membayar cicilan rumah,” ungkapnya.

(Sumber : Koran Jawa Pos)

Share to Facebook


Beri Komentar