Segenap Anggota dan Sekretariat DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Pimpinan DPRD Kabupaten Sidoarjo Periode Tahun 2014-2019

Forum Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas)

Penyampaian Aspirasi Masyarakat melalui Unjuk Rasa Didepan Gedung Dewan

Silahkan menyampaikan segala bentuk dan ragam aspirasi anda menyangkut berbagai permasalahan baik dibidang ideologi, politik, ekonomi,  sosial dan budaya yang sudah, sedang dan akan terjadi khususnya di Wilayah Kabupaten Sidoarjo dan juga di wilayah Jawa Timur atau nasional. Hal ini agar supaya nantinya bisa menjadi salah satu bahan materi serta sebagai pijakan bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo periode 2009-2014 dalam mengambil kebijakan yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat (pro rakyat), sehingga aspirasi masyarakat benar-benar terwakili dilembaga terhormat ini.

Perwakilan Karyawan Menyampaikan Aspirasinya Kepada Dewan


  1. Industri Non Polutan

    Oleh : Indra Harsaputra

    Apa yang dimaksud dengan industri non polutan ?

    Pertanyaan ini mengemuka ketika PT Wahana Central Purabox mengumumkan rencananya membangun kawasan pergudangan dan industri non polutan di desa Prasung Kecamatan Buduran Sidoarjo, tepatnya di sebelah Barat perumahan Taman Hedona Regency.

    Sebelum adanya rencana pembangunan kawasan pergudangan dan industri, warga perumahan merasakan kenyamanan bertempat tinggal di perumahan. Warga desa pun menerima dengan baik dan hidup berdampingan secara harmonis.

    “Setiap sore kami berlatih sepakbola bersama anak-anak di luar kompleks perumahan agar kelak masuk tim sepak bola Indonesia, “ kata Endra Oktaferry, salah satu remaja pria di perumahan Taman Hedona.

    Namun, sejak munculnya rencana pembangunan gudang dan kawasan industri yang berdekatan dengan perumahan, lapangan sepakbola di dalam perumahan itu tidak lagi digunakan sebagai tempat berlatih sepakbola melainkan menjadi tempat pertemuan warga yang membahas masalah-masalah terkait rencana pembangunan PT Wahana Central Purabox.

    Setiap malam, para istri setia menemani suami membahas masalah lingkungan perumahan yang terancam rusak akibat pembangunan kawasan pergudangan dan industri hingga larut malam.

    “Jangan heran apabila suami saya sering terlambat kerja karena seringkali rapat hingga larut malam. Kami benar-benar hidup dalam ancaman, “ kata salah satu ibu yang suaminya bekerja di beberapa proyek infrastruktur milik negara.

    Kekuatiran para warga perumahan Taman Hedona itu sangatlah berasalan. Dalam salah satu pertemuan dengan pihak PT Wahana Central Purabox, konsultan Amdal, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sidoarjo, Camat Buduran, dan aparatur desa tidak ada satupun pihak yang memberikan jaminan bebas ancaman banjir. Demikian pula dengan masalah pencemaran hingga masalah lingkungan hidup lainnya.

    “Apa yang saya paparkan ini hanya sebuah proyeksi. Akan tetapi, kami akan terus melakukan pemantauan apabila ada masalah lingkungan, “ kata salah satu konsultan amdal.

    Pernyataan konsultan amdal perusahaan itu pun dianggap semakin meresahkan karena membuat kepastian untuk hidup, seperti yang tertuang dalam Pasal 28 G ayat 1 UUD amandemen di mana setiap warga negara Indonesia berhak atas rasa aman dan bebas dari ancaman, termasuk ancaman banjir dan lingkungan, belum memberikan jaminan apa-apa.

    “Bagaimana jika pihak pengembang menjual lahan kavlingnya kepada industri berat dan berpotensi menimbulkan pencemaran bagi lingkungan ? Apalagi perusahaan belum bisa menjelaskan definisi industri non polutan yang dapat diterima secara ilmiah,“ kata salah satu warga.

    Konsultan amdal mengatakan definisi industri non polutan itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan nomor 35 tahun 2010 tentang Pedoman Tehnis Kawasan Industri

    Dalam Peraturan yang ditetapkan oleh Menteri Perindustrian Mohammad S Hidayat tanggal 12 Maret 2010 itu dijelaskan bahwa polusi itu merupakan dampak dari sebuah industri. Untuk mengurangi resiko polusi terhadap kawasan masyarakat maka jarak terhadap pemukiman yang ideal minimal 2 kilometer dari lokasi industri.

    Akan tetapi, Jayanto, Direktur Utama PT Wahana Central Purabox mengatakan perusahaan akan memberikan jarak belasan meter dari kawasan perumahan.

    Pertanyaannya adalah adakah yang salah satu Peraturan Menteri Perdagangan itu ?

    Kembali ke masalah industri non polutan, berdasarkan Kamus Umum Bahasa Indonesia yang disusun W.J.S Poerwadarminta (1984), industri adalah perusahaan untuk membuat atau menghasilkan barang-barang. Sedangkan itu adalah masuknya zat / substan yang menyebabkan terjadinya polusi. Polusi itu sendiri artinya masuknya makhluk hidup, zat, energi, atau komponen lain kedalam lingkungan yang menyebabkan berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam.

    Jika demikian industri non polutan itu bisa diartikan perusahaan yang menghasilkan barang tanpa anya komponen proses kimiawi.

    Lalu apakah PT Wahana Central Purabox sebagai pihak pengembang kawasan pergudangan dan industri dapat diterima keberadaannya sebagai perusahaan yang bebas polusi ?

    Hingga saat ini, warga belum menerima kepastian dari PT Wahana Central Purabox jenis industri apa yang akan dibangun dan memenuhi standar “non polutan” itu kepada masyarakat. Perusahaan pengembang hanyalah menjual kepada pembeli kawasan yang sedang dibangunnya itu.

    Salah satu pejabat di tingkat Kecamatan Buduran Sidoarjo mengatakan ” Di meja saya nama Pak Jayanto, Direktur PT Wahana Central Purabox itu baik, “.

    Pertanyaanya apakah pengusaha ini benar baik adanya ?

    Ah, maafkan kami Pak Presiden jika kami harus melawan karena kondisi otak kami yang hidup di perumahan Taman Hedona Regency sudah terkena polusi, jauh sebelum kawasan pergudangan dan industri non polutan itu terbangun.

    • Made Sutantra

      Non polutan itu bisa dijadikan kedok. Saat ini, warga mulai resah setelah muncul issue akan dibangunnya pabrik amoniak dan industri kimia di kawasan yang akan dibangun Purabox. Jika memang aturan Menteri seperti itu, seharusnya pihak terkait juga menghentikan aktifitas itu karena telah melanggar ketentuan yang ada.

    • Agnes Jayakarna

      Pemerintah harus mendengarkan aspirasi masyarakat. Sebagai wartawan lingkungan, saya mengecam pembangunan ini karena melanggar aturan dan berpotensi merusak lingkungan.

    • Harry Soerjadi

      Tolak pembangunan industri di kawasan padat penduduk.Aturan memang sudah ada, dan seharusnya pihak terkait menghentikan proyek itu.

    • FORUM MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

      Menanggapi tulisan suadara Indra H.

      Sungguh semua masalah tersebut kembali bermuara di tangan pemerintah..selama ijin AMDAL belum turun seharusnya PT Purabox dilarang untuk membangun gudang tersebut.
      Perlunya ijin AMDAL ini jangan dipandang sebagai mengganjal arus investasi di daerah buduran, namun lebih dari itu, bukankah adanya investasi bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat sekitar. Mensejahterakan ini mengandung banyak makna, baik sejahtera secara ekonomi maupun secara lingkungan yang sehat!!!.Untuk itu kehadiran PT. Purabox di Desa Prasung Ini perlu mensinergikan langkahnya dengan masyarakat sekitar.Membangun usaha yang bisa mengakat kehidupan masyarakat sekitar tanpa harus menghapus sumber daya lokal setempat contoh..tiru Kehadiran Delta Fishing…

      • Habib Musthofa

        YTH PT PURABOX
        Bapak bapak para petinggi purabox tolong bapak bapak jangan hanya berorientasi profit semata, dan jangan menggunakan politik Penjajah Kolonial Belanda untuk mencapai tujuan bapak. Sepanjang bapak bapak dapat menjelaskan secara detail mengenai Konsep Pembangunan PT Purabox yg menjamin tidak adanya ancaman banjir dsb di wilayah Desa Prasung, saya pikir apapun itu masalahnya bisa dibicarakan, dan yang perlu kami garis bawahi bahwa sebelum bapak-bapak membangun pergudangan di dekat Perum Taman Hedona, daerah disekitarnya tidak pernah banjir. Oleh karena itu sekali lagi tolong dampak lingkungan sebagai akibat dari rencana pendirian kawasan pergudangan non polutan ( meskipun definisi non polutan sendiri masih memunculkan banyak perdebatan )dapat dikaji dengan lebih cerdas, mendalam dan bermartabat. Terima kasih kepada jajaran perangkat Desa Prasung yang telah berusaha semaksimal mungkin agar pembangunan kawasan pergudangan non polutan oleh PT Purabox tidak merugikan warga Desa Prasung…
        Salam Hormat
        Habib Musthofa

  2. Kami mengeluhkan adanya pungutan untuk pembangunan gedung sekolah
    SDN WAGE 2 TAMAN yang dibebankan pada wali murid kelas 1 sebesar Rp 800.000 per siswa. Yang menjadi pertanyaan kami bagaimana tanggung jawab dinas pendidikan sidoarjo.Selama ini digaungkan dengan pendidikan gratis.Mohon di cek hal ini.

  3. Ass.wr.wb.

    Ditempat saya Desa Sukorejo RT08 RW03 Buduran ada pabrik tali rafia yaitu UD Mangun Wijaya Plastik yang dalam proses produksinya pabrik menghasilkan bau yang sangat menyengat.
    Saya sudah melaporkan hal ini kepada RT sampai Lurah tetapi tidak ada tanggapan sama sekali padahal masalah ini sudah terjadi sangat lama sekali dan yang saya tahu perizinannya adalah sebagai gudang dan bukan untuk produksi.Masalah ini juga pernah saya sampaikan pada P3M Sidoarjo.
    Saya sangat menyesalkan hal ini bisa terjadi padahal lokasi pabrik berada pada area pemukiman penduduk dan juga dekat dengan SD Negeri Sukorejo.
    Terima kasih atas perhatiannya dan mohon untuk ditindak lanjuti.

    Wassalam

    • Indra Harsaputra

      Terlepas dari bau (yang termasuk kategori polusi) di aturannya, setiap pabrik harus berjarak tertentu dari pemukiman warga.

      Jika memang terjadi pelanggaran aturan, siapa ya yang harusnya menindak ?

      Apa yang terjadi, jika saya, melanggar aturan lalu lintas ? Apakah saya akan dibiarkan begitu saja ?

  4. FORUM MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

    Sungguh RTRW didoarjo kacau balau…entah perencanaannya semaunya sendiri atau pada pelaksanaannya yang kalah karena uang.

    Sebagaimana kita tahu, kawasan Sidoarjo Timur, mulai dari Kalangannyar sampai Jabon perbatasan dengan Pasuruan, seharusnya dijadikan sebagai habitat pelestarian sumber daya hayati yang peruntukkannya tidak boleh di ganggu gugat. Tetapi apa yang kita lihat sekarang, perumahan dan kawasan industri menjamur di kawasan tersebut…jadi jangan heran 5-10 tahun lagi…Tambak yang sekarang jadi ikon Sidoarjo akan hilang berubah menjadi kubangan tempat pembuangan limbah, sawah hanya cerita bagi anak cucu kita…Banjir sudah pasti akibatnya.Untuk itu “KAMI” menghimbau Bapak-Bapak Anggota dewan dan Pak Bupati jangan obral ijin amdal untuk kepentingan sesaat. Tolong dipikirkan masyarakat pesisir yang semakin termarjinalkan, jika tambak,sawah akan hilang. Bukankah pak bupati juga berangkat dari orang pesisir.

    • Indra Harsaputra

      RTRW di Sidoarjo perlu dikaji ulang pasca menyemburnya luapan lumpur panas di Sidoarjo. BPLS tidak bisa menyatakan bahwa dalam radius tertentu aman, tapi hingga kini belum ada riset ilmiah yang tertulis kemudian diekspos ke ruang publik atau jurnal ilmiah.

      Bila itu hanya statmen2 saja, apa bedanya dengan ramalan alm. Mama Lauren yang menyatakan Sidoarjo bakal tenggelam ?

  5. Assalamualaikum wr wb

    Saya tinggal di Desa Rejeni Kec. Krembung. Saya hanya ingin mengingatkan kembali bahwa di desa kami ada lahan Lapindo tepatnya ada di belakang rumah saya.Saya juga tahu keuntungan dari proyek Lapindo tidak sedikit,saya merasa tidak ada sumbangsihnya. Yang ingin saya tanyakan adalah:
    1. Apakah masih ada kepedulian dari pihak Lapindo terhadap AMDAL di sekitar lahan tersebut karena semenjak adanya proyek tersebut air menjadi tidak bisa dikonsumsi lagi sehingga warga sekitar harus membeli air dari penjual air keliling?
    2. Apakah ada program khusus dari Pemkab sehingga desa kami bisa menjadi maju? Masalahnya dari tahun ke tahun desa kami menjadi mlempem seperti krupuk kena air.
    3. Bagaimana sih kriteria dalam seleksi perangkat desa? apakah secara subjektif dan uang saja yang bisa terpilih, sementara kualitas dan kontribusi dalam desa NOL BESAR?
    4. Apakah perangkat desa ada masa jabatannya sehingga tidak menunggu mati dulu baru diganti orang?

    Terima kasih atas jawabannya dan semoga apa yang dijanjikan dari Bpk Bupati tidak sekedar Janji saja.
    2.

    • FORUM MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

      Ass.

      Menanggapi keluhan Mbak Emi….
      Saya kira masalah tersebut sudah lama terjadi namun baru kali ini terekspos kepermukaan,

      Saran kami, musyawarahkan dengan seluruh stakeholder yang terlibat terutama dengan pemerintah,Lapindo dan masyarakat sekitar proyek Lapindo. Jangan sampai masyarakat yang selalu dikorbankan!!!!(ini perlu mendapat perhatian utama)cari jalan terbaik yang mengkompromikan seluurh kepentingan.Kedepan pemerintah perlu selektif dalam memberi ijin AMDAL dan ijin usaha terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
      Jangan sampai alih fungsi lahan diobral oleh pemerintah…..Ingat pengalaman kota jakarta yang gagal menjadikan kota jakarta sebagai kota yang nyaman ditinggali. Banjir dan permasalahan sosial yang mengikutinya akan juga terjadi di Sidoarjo jika alih fungsi lahan ini tidak segera dikendalikan, perlu perencanaan yang terintegrasi dan terukur kiranya dalam mengatasi permasalahan tersebut.

      • Indra Harsaputra

        Aturan juga sebaiknya ditegakkan demi terpenuhinya supremasi hukum. Sehingga dengan tegaknya perundangan dan aturan yang ada, meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum dan pemerintah.

        Supremasi dan kepastian hukum juga meningkatkan investasi,….

  6. kresnanda rahmanto

    jalan di jenggolo arah ke smk 2 buduran dan man sidoarjo rusak berat! kenapa tidak diperbaiki????????
    menyusahkan dan membahayakan kendaraan/pejalan kaki yang lewat khususnya siswa siswi sekolah

  7. Forum Masyarakat Peduli Lingkungan

    Ass.

    Menanggapi pelantikan bupati Sidoarjoo terpilih pada tanggal 1 Nopember 2010….Harapan kami Bpk bupati syaifullilah bisa mensinergikan pembangunan di sidoarjo dengan kelestarian lingkungan, jangan hanya mengejar peningkatan PAD semata dengan mengorbankan keseimbangan alam, Ujung-ujungnya nanti rakyat yang dikorbankan.Berangkat dari harapan itu, action nyata dari Bpk sangat kami tunggu….mohon ditertibkan pembangunan perumahan dan perindustrian di kawasan timur sidoarjo.

    Bpk bupati saya kira sangat menyadari bahwa kawasan timur sidoarjo harusnya di jadikan kawasan terbuka sebagai lahan serap air hujan. Jika alih fungsi lahan tetap berlangsung hingga seperti sekarang dapat dipastikan 4-5 tahun lagi kota sidoarjo akan tenggelam. Kebijkana Bpk yang pro aktif kelestarin lingkungan sangat kami nantikan.Jangan sampai kasus seperti yang terjadi perumahan Taman Hedona Regency terjadi di mana-mana di kawasan Sidoarjo. Pembangunan dibidang perekonomian memang dan harus terus berjalan,namun esensi dari pembangunan tersebut jangan sampai mengakibatkan tercederainya lingkungan.

    Salam hangat

    Wass

    • Betul…setuju…denger tuh… pak himbauan orang-orang yang concern lingkungan.

      • Indra Harsaputra

        Pemerintahan di Brazil saat ini sangat fokus pada pembangunan lingkungan, dan hasilnya justru semakin meningkatkan investasi. Apalagi banyak perusahaan asing yang saat ini sudah concern ke masalah lingkungan.

        Purabox sendiri pernah mengklaim ramah lingkungan, dengan mengusung nama industri non polutan. Namun beruntung pula, saya sudah lulus dari Sekolah Taman Kanak-Kanak sehingga tahu slogan itu mirip dongeng kancil nyolong timun.

  8. Para Pejabat Sidoarjo,

    MOHON DI JADIKAN PERHATIAN

    Kami mengingatkan bahwa sampai dengan saat ini kami masyarakat yang berdampak langsung dengan pendirian pergudangan purabox tidak memberikan persetujuan terhadap pembangunan pergudangan tersebut.

    Kami ingatkan bahwa apabila ternyata di kemudian hari terbit AMDAL yang tidak melalui persetujuan kami, maka ini adalah fakta bahwa keputusan pemerintah yang tidak PRO RAKYAT.

    Kami akan melawan sampai titik darah penghabisan

    MERDEKA!!!!!
    Salam

    Masyarakat yang terdampak langsung

    • Indra Harsaputra

      Perlawanan ini bukanlah untuk kepentingan pribadi atau sekelompok kecil (atau entah namanya apa), melainkan untuk menyelamatkan kota Sidoarjo, masyarakat dari generasi satu ke generasi lainnya. Mungkin, hari ini di Buduran, tetapi besok juga bisa mungkin di tempat lain.

      Atau ketika kita bangun pagi, kemudian jangan pernah kaget jika di sebelah rumah kita siap dibangun pabrik.

      • Indra Harsaputra

        Kisah alm. Mbah Maridjan yang juru kunci Gunung Merapi mencoba “menentang” Sri Sultan untuk mengungsi karena tugas dan tanggung jawabnya menjaga Merapi bisa dijadikan pelajaran sangat berharga bagi kita semua.

        Saya pun mengibaratkan bahwa saya dan beberapa masyarakat lain di Perumahan Taman Hedona itu sama seperti “juru kunci” bagi lingkungan sekitarnya.

        Meskipun ditawar jutaan rupiah, saya tetap menolak dan tidak akan mengungsi dari Perumahan Taman Hedona.

  9. PANWASLU !!!????? ,…KASIIIAAAN DECH LUU????.
    Menyimak tulisan Ch. Rojiin pada kolom tanggapan Pilkada Sidoarjo Terbaik, patut kita sesalkan sikap DPR seperti itu.. Lembaga Negara yang sangat terhormat,,,, kok bisa melanggar aturan perundangan yang dibuatnya sendiri, (don’t say: Aturan dibuat untuk dilanggar). Sangat naif kalau DPR bicara azas manfaat, untuk orang lain DPR bicara begitu tapi kalau untuk dirinya sendiri, kepentingannya sendiri ?????. sering kita melihat di media massa Anggota DPR ngelencer ……, dapat Mobdin seharga ……, renovasi Rumdin, dll., dll, DLL.
    Saya yakin kalau tidak ada panwas seperti panwas sidoarjo tidak mungkin Pilkada berjalan se kondusip ini. Hampir tidak ada satupun kegiata tanpa pengawasan, khususnya yang ada di kecamatan Krian. Tidak hanya kegiatan yang berhubungan langsung dengan Pilkada seperti temu kader, konsolidasi partai, sosialisasi, kampanye, dll. Kegiatan sosial mis. Jantung sehat, peresmian ……., safari jum;at , pengajian umum, panggung hiburan, sampai-sampai kegiatan rutin jam’iyah Yasin Tahlil tingkat RT tak luput dari pengawasan jika terindikasi di susupi tim sukses. Ditempat manapun: rumah tim sukses, tempat ibadah, fasilitas umum, kantor pemerintah, rumah makan, dll.
    Tim sukses juga di himbau oleh panwas agar tiap-tiap saksi meminta form C1 asli langsung dari TPS kemudian mengawal pergeseran kotak suara dari TPS ke Kecamatan dan ikut menjaga kotak suara di kecamatan sampai dilakukan perhitungan tingkat PPK.
    Pokoknya tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk memunculkan permasalahan.

    BRAVO PANWAS SIDOARJO,,,,,……./, Jaman sekarang jangan terlalu IDEALIS Bro !!!.
    WoNg JUJUR,,…. AJUR>>!!.

  10. Yth, Para LSM Lingkungan
    di tempat

    Keberadaan anda sangat kami butuhkan untuk melakukan advokasi kepada warga yang berdampak langsung terhadap proses pembangunan pergudangan oleh PT. Purabox.

    Sampai dengan saat ini kami seluruh warga yang berdampak langsung menolak pembangunan pergudangan PT. Purabox.

    Salam Merdeka !!!

    Marhaen_88

  11. Forum Masyarakat Peduli Lingkungan

    Ass.
    Demi terjagannya “keperawanan” lingkungan di sidoarjo terutama menyangkut luasan tanah untuk serapan air kami mengusulkan :

    1. Segera terbitkan perda yang mengharuskan setiap rumah,perumahan, industri, dan kantor instansi, membuat “Safety Tank” untuk menampung jatuhnya air hujan, yang pasti desain tersebut harus bisa menjamin air hujan bisa terserap secara maksimal sehingga bisa menunda terbuangnya air hujan secara langsung ke sungai.Dampaknya resiko banjir setidaknya bisa di kurangi.
    2. Ke depan perlu disosialisasikan perlunya rumah dengan desain “angkringan” yang tidak menutup permukaan tanah.
    Pola pikir sederhana ini banyak manfaatnya jadi mohon dipertimbangkan.

    Wass

    • Berikut sejumlah aturan tambahan soal bangunan, semoga bermanfaat.

      * Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung
      * Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman
      * Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung
      * Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 1999 tentang Kawasan Siap Bangun dan Lingkungan Siap Bangun yang Berdiri Sendiri
      * Keputusan Presiden No. 63 Tahun 2003 tentang Badan Kebijaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 24/PRT/M/2008 tentang Pedoman Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan Gedung
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/M/2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26/PRT/M/2007 tentang Pedoman Tim Ahli Bangunan Gedung
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 25/PRT/M/2007 tentang Pedoman Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 24/PRT/M/2007 tentang Pedoman Teknis Izin Mendirikan Bangunan Gedung
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 06/PRT/M/2007 tentang Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 30/PRT/M/2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung
      * Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 21/PRT/M/2006 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Persampahan (KSNP-SPP)

  12. FORUM MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

    Ass.
    Yth, Bapk H. NUR ACMAD SYAIFUDDIN, SH Ketua komisi C DPRD kabupaten sidoarjo.

    Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo, merupakan salah satu representasi wakil kami yang diharapkan dapat mengontrol kinerja pemerintah sidoarjo.Action nyata dari komisi yang bapak pimpin sangat kami nantikan, segera tuntaskan persoalan lingkungan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.Jangan terus berlarut-larut dan digantung tanpa ada penyelesaian yang jelas.

    1. Lumpur lapindo terkait dengan penyelamatan kawasaan timur sidoarjo.
    2.Proses perijinan AMDAL pembangunan perumahan dan pendirian perindustrian yang marak di kawasan timur Sidoarjo yang tidak terkontrol.Mohon, Segera hentikan jika ada penyalahgunaan wewenang dari pejabat terkait.
    3. Kinerja Komisi C harap terus di tingkatkan, sebab selama ini belum ada unjuk kerja yang pro-pelestasrian lingkungan……

    Wass

    • Bukannya dalam RTRW Sidoarjo sampai tahun 2029, kawasan Timur Sidoarjo memang diproyeksikan Pemkab sebagai kawasan pemukiman baru dalam bentuk marina? semacam Pantai Indah Kapuk di JKT.

      • Forum Masyarakat Peduli Lingkungan

        Kami kira RTRW tersebut sangat memungkinkan dan perlu untuk di rubah, coba Sdr. Dimas jalan-jalan dikota sidoarjo sesudah hujan lebat. dipastikan luberan air sungai banyak di temui di tengah kota.

        Kondisi demikian akan semakin parah jika Kawasan Timur Sidoarjo yang seharusnya difungsikan sebagai daerah resapan air hujan berubah fungsi menjadi permukiman atau perindustrian.
        Akan banyak permasalahn sosial yang mengikutinya selain banjir dan kerusakan lingkungan.Masalah kesehatan dan perekonomian dipastikan akan terganggu.

        Untuk itu, pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai “stake holder” utama berperan fital demi menjaga fungsi kawasan timur sidoarjo sesuai dengan peruntukkannya.

        Peran aktif masyarakat sangat menentukan agar kinerja pemerintah tidak melenceng dari yang seharusnya dilaksanakan…AYO SAMA-SAMA KITA KAWAL KAWASAN TIMUR SIDOARJO DEMI KELESTARIAN LINGKUNGAN……

        • Ass.

          Pak Bupati tolong perhatikan…DPRD jangan tidur saja…..

          • Perhatikan rakyat di kawasan timur sidoarjo yang sebagian besar mata pencahariannya sebagai petani dan petambak…apa jadinya jika semua lahan pertanian dan tambak berubah menjadi perumahan dan pergudangan..semakin termarjinalkan pastinya….

            Ayo Bapak-bapak anggota dewan, Bapak-bapak harus bisa mewarnai pembangunan di sidoarjo jangan melempem…kawal setiap ijin pengeluaran AMDAL …..Tegur Dinas Lingkungan Sidarjo jika perlu…..

        • Padahal RTRW mengenai pemanfaatan lahan di Sidoarjo Timur itu baru lo.

  13. Bapak / Ibu Dewan yang terhormat…..
    saya sering melihat kalau hampir semua lowongan kerja itu mengharuskan memiliki pengalaman kerja……
    terus…bagaimana dengan yang belum memiliki pengalaman kerja….???
    apakah mereka tak ada harapan untuk bekerja ??
    terima kasih………..

  14. Kepada YTH anggota DPRD Sidoarjo

    Tolong di cek pembangunan jalan di Dusun kandangan banjarmlati Desa Banjarwungu arah ke Desa Kemuning Kec Tarik Makadam rusak berat 1.5 tahun kenapa tidak diperbaiki? sudah disurvei dinas Pekerjaan umum bulan april 2010, tetapi sampai november 2010 belum diaspal
    menyusahkan dan membahayakan kendaraan/pejalan kaki yang lewat khususnya siswa siswi sekolah.
    terima kasih……..

  15. FORUM MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

    ASS.
    Contoh perilkau tak terpuji wakil rakyat di dubai…semoga DPRD sidoarjo tidak seprti ini..khusunya menyangkut pengeluaran ijin AMDAL….

    KOMPAS.com — Cerita pilu Sumiati, tenaga kerja wanita yang disiksa majikannya di Arab Saudi, menghias halaman pemberitaan media beberapa hari ini. Sikap abai ternyata bukan hanya milik para majikan yang kejam di negeri orang. Para wakil rakyat, yang menjadi anggota parlemen karena dipilih oleh rakyat, pun menunjukkan sikap abai saat rakyat yang memilihnya tengah kelimpungan di negeri seberang.

    Rombongan Anggota DPR yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Moskwa, Rusia, dilaporkan ”menelantarkan” seratusan lebih tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia yang tengah kebingungan di Dubai. Di antara para TKW itu ada yang kedua tangannya melepuh karena disiram air keras oleh majikannya di Arab Saudi. Sementara, satu orang TKW lainnya mengalami pendarahan di perut.

    ”Mereka egois sekali. Tidak ada satu pun yang peduli dengan nasib rakyat yang mereka wakili yang tengah kebingungan. Mereka menelantarkan para TKW di Dubai,” tutur Adiati Kristiarini, seorang warga Indonesia yang mendampingi para TKW, dalam perbincangan dengan Kompas.com beberapa waktu lalu.

    Ia menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (6/11/2010). Ia bersama suaminya transit di Bandara Dubai dalam penerbangan New York-Jakarta. Di Gate 206 Bandara Dubai, mereka menunggu keberangkatan Pesawat Emirates dengan nomor penerbangan EK 358 tujuan Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 10.25 waktu setempat
    Di situ, menunggu pula rombongan TKW yang jumlahnya ia perkirakan sekitar 150 orang. Adiati mengetahui kemudian, ternyata para TKW itu tidak saling kenal dan tidak pergi dalam satu koordinasi kelompok rombongan. Secara kebetulan saja mereka bertemu di bandara. Ada juga rombongan anggota DPR yang hendak pulang seusai melakukan studi banding ke Rusia.

    Kebingungan

    Sekitar 30 menit menunggu, tutur Adiati, ada pengumuman bahwa penerbangan ke Jakarta dibatalkan karena lalu lintas udara Indonesia tidak aman akibat letusan Gunung Merapi. Oleh Emirates, para penumpang diarahkan menuju hotel. Dari sinilah kepanikan dan kericuhan dimulai. Para TKW itu bingung. Mereka tidak tahu harus berbuat apa, sementara petugas Emirates dirasa kurang informatif.

    Menurut Adiati, sebelum tiba di Hotel yang terletak di luar bandara, mereka harus melewati sejumlah prosedur. Inilah yang membingungkan para TKW sebab banyak di antara mereka tidak bisa berbahasa Inggris. ”Para TKW itu adalah orang-orang sederhana dan lugu. Mereka kebingungan. Saya dan beberapa orang Indonesia lain lalu spontan saja berinisiatif membantu mereka,” ujar Adiati.

    Inisiatif membantu para TKW yang jumlahnya seratusan ini ternyata dilakukan sporadis oleh sejumlah orang Indonesia yang ada di situ. Agus Safari, seorang peneliti yang juga transit di Dubai dari Rusia, menceritakan dalam e-mail-nya kepada Kompas.com, prosedur dari bandara menuju hotel memang terasa berbelit.

    Pertama, para penumpang harus antre untuk mendapatkan visa sponsorship. Setelah itu, mereka harus menjalani cek imigrasi. Seusai urusan imigrasi, mereka harus datang ke satu loket untuk mencap kartu visa. Kemudian, harus antre lagi untuk scan mata di satu sudut yang jaraknya cukup jauh dari counter cap.

    Sejumlah orang Indonesia, tutur Agus, secara spontan pontang-panting mencoba mengarahkan para TKW yang kebingungan. Suasananya sangat riuh. Di tengah keriuhan, menurut Agus, rombongan anggota Dewan terlihat duduk berkelompok di sudut ruang tunggu, sementara kartu visa mereka dikerjakan oleh agen tur mereka. Agus mengenali mereka sebagai anggota DPR sebab ia satu pesawat dalam penerbangan dari Rusia. Temannya di Kedutaan Besar Rusia memberi tahu Agus soal rombongan ini
    Tidak tergerak

    ”Saya heran, kok mereka tidak tergerak ya mengatasi rakyat yang memilih mereka sedang panik dan bingung. Mereka hanya tertawa-tawa dan ngobrol, dan saya sempat mendengar celetukan mereka saat saya sedang mengarahkan para TKW ini, ’ya, kita bermalam di Dubai ini sekalian saja untuk menghabiskan sisa rubel (mata uang Rusia)’. Masya Allah…,” cerita Agus
    Di antara orang Indonesia yang spontan membantu para TKW ada juga Riny Konig. Ia juga transit di Dubai dalam penerbangan dari Swiss. Menurut Riny, karena kesulitan komunikasi, para TKW ini banyak yang dibentak-bentak oleh petugas bandara.

    ”Di sebelah saya ada orang-orang Indonesia dengan paspor biru. Mereka diam saja melihat para TKW dibentak-bentak. Kok, ya enggak ada hati orang-orang ini,” tutur Riny saat berbincang dengan Kompas.com, beberapa waktu lalu, dengan nada jengkel.

    Adiati, Agus, dan Riny mulanya tidak saling kenal. Mereka dipertemukan oleh spontanitas menolong para TKW yang kebingungan. Ada sejumlah orang Indonesia lainnya yang juga spontan membantu secara sporadis. ”Hanya faktor rasa kebangsaan dan kemanusiaanlah yang membuat kami berbuat,” kata Agus.

  16. Kepada YTH anggota DPRD Sidoarjo

    Tersiar di media cetak Memo hari Rabu tgl 1 Desember 2010 halaman 16, dengan judul “Ribuan Ijazah Karyawan Ditahan Perusahaan”, mohon untuk di sidak juga ke kantor kami CV Sarana Komunikasi Indonesia dengan alamat Ruko Gateway No 12A dan F9 Aloha Waru Sidoarjo, dikarenakan banyak ijazah kami yang di tahan juga. Kami sangat berharap banyak atas bantuannya.

    Demikian dari kami, terima kasih…

  17. yth…..
    kenapa proses peng-aspalan di jalan desa pegerngumbuk wonoayu tidak serius gitu…?kira2 ada apa yang salah.thk

  18. oya….!kok banyak guru2 SDN yang seenaknya sendiri dalam proses belajar mengajar..!

  19. mohamad rahmad

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Kami warga perum graha mentari I/29 desa tambakrejo kec.waru kab. sidoarjo. jawatimur. merasa resah dengan keberadaan seorang warga kami yang membuka praktek perdukunan dengan berkedok islam. sekarang malah memasang plakat dengan menuliskan nama2 Allah dan namanya pun ditulis KH. Moh Nor Satriyo piningit..,padahal kami selaku warga dan pengurus RT yakin kalo orang tsb belum berhaji apalagi ada sebutan kiayi. Adapun nama aslinya adalah agus sunoto. Kami pihak pengurus RT, sudah pernah menegur yg bersangkutan agar terlebih dulu ijin ke depag dan instansi lain mengenai praktek ini. tapi tidak pernah direspon dan malah membentak-bentak.

    Mohon solusinya dan kiranya bisa membantu mencarikan jalan keluar, kami juga sudah pernah lapor ke pihak desa dan tokoh agama sekitar. mereka sebenarnya juga menyalahkan tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut yang otentik.

    Wassalam,
    Rahmad

  20. FORUM MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

    Ass.

    Melihat kinerja anggota DPRD Sidoarjo periode sekarang yang belum optimal, saya sebagai warga masyarakat yang concern dibidang pelestarian lingkungan…..Kalau Pemkot Surabaya sudah memiliki ”Pamurbaya” sebagai pusat penyelamatan dan pelestarian lingkungan khusunya di kawasan timur Surabaya,Sidoarjo sampai sekarang masih NOL BESAR.

    Hal tersebut sebenarnya bukan hanya tanggung jawab Pemkab Sidoarjo semata,namun, anggota dewan juga memegang peranan penting dalam mengawasi kinerja Pemkab. Untuk itu, aksi nyata dari Anggota DPR Sidoarjo sangat diharapkan, kasus-kasus nyata yang mengancam kelestarian lingkungan di sidoarjo harus ditanggapi serius. Banyak Perumahan baru dan Industri berdiri di lahan yang bukan untuk peruntukannya.Peranan Dinas Lingkungan Sidoarjo patut di pertanyakan….???

    Wass.

    • Terima kasih atas turut serta Forum Masy Peduli Lingkungan yang ikut urun rembug didalam hal memperhatikan kondisi lingkungan di wilayah Kab. Sidoarjo, DPRD Kab. Sidoarjo selalu ikut mendukung dari sisi pendanaan melalui APBD, khusus untuk melakukan penyelamatan terhadap lingkungan. Juga dalam waktu dekat ini akan mengesahkan Perda tentang Daerah pesisir Laut yang perlu mendapat perhatian khusus.

      • PEDULI LINGKUNGAN

        Ass.
        Terima kasih kami ucapkan atas tanggapan dari kahumas DPRD Sidoarjo, Semoga tanggapan tersebut diikuti oleh tindakan nyata yang akan bermuara pada peningkatan kualitas hidup seluruh warga Sidoarjo.

        Forum Masyarakat Peduli Lingkungan saat ini masih menyayangkan kinerja Pemkab Sidoarjo, khususnya dibidang pengelolaan lingkugan hidup di Sidoarjo.Banyak kawasan yang seharusnya dibiarkan demi kelestarian lingkungan justru dikelola sebaliknya. Ijin AMDAL seolah-olah di obral sehingga peralihan fungsi lahan begitu sering terjadi.Tengok saja, peralihan fungsi lahan sawah, dan tambak yang terjadi di daerah Prasung, Damarsi, Sawohan,..Dan sepanjang pantai timur Sidoarjo sungguh mencengangkan!!!!

        Kompleks perumahan dan industri begitu mudah berdiri tanpa mempertimbangkan fungsi awal keberadaan lahan-lahan tadi. Kondisi demikian sangatlah membahayakan bagi kelangsungan kehidupan biota pesisir pantai timur sidoarjo.Tindakan nyata dari Pembkab selaku pemegang regulasi utama perlu dipertanyakan atas kejadian ini…….

        Luasan lahan untuk serapan air hujan semakin berkurang …..Luasan lahan untuk pertanian juga terus berkurang….mohon dipikirkan hajat hidup masyarakat sidoarjo khususnya masyarakat pesisir

      • PEDULI LINGKUNGAN

        Ass.
        Terima kasih kami ucapkan atas tanggapan dari kahumas DPRD Sidoarjo, Semoga tanggapan tersebut diikuti oleh tindakan nyata yang akan bermuara pada peningkatan kualitas hidup seluruh warga Sidoarjo.

  21. Kepada Anggata DPRD Sidoarjo

    Mohon diperhatikan nasib guru swasta di Sidoarjo,
    Kami guru swasta yang lulus sertifikasi tahun 2009 di bawah naungan DEPAG Sidoarjo,
    mengapa dananya belum bisa dicairkan,

    padahal guru guru yang lain ( dibawah naungan DIKNAS )
    dananya sudah cair,
    begitu juga dengan rekan – rekan guru dari Pasuruan, Tuban dll…

    kabar yg beredar …….Hal ini karena NRG belum keluar ???????????????????????????????????????????????????????
    ???????????????????????????????????????????????????????

    ( ada rumor yg mengatakan : ada 6 kabupaten se-Indonesia (termasuk Sidoarjo) bermasalah krn Depag mengeluarkan NRG sendiri, dan tidak sinkron/ditolak pusat, sehingga menyebabkan dana tidak cair )

    ini salah siapa ???????????????????????????????????????
    jangan wong cilik yang dijadikan korban, padahal akibat kesalahan yang diatas,

    Mohon pihak DPRD melakukan pengecekan ke DEPAG Sidoarjo,
    agar tidak ” sembarangan ” …………
    sehingga tidak merugikan yang lain.
    karena ada rumor yg mengatakan jika dana sertifikasi belum keluar sampai akhir desember tahun 2010 maka dana untuk tahun tersebut hangus, apa benar demikian
    ??????????????????????????

    Sekali lagi……Mohon bantuan kepada pihak DPRD Sidoarjo untuk melakukan pengecekan ke DEPAG Sidoarjo,
    dan meyelesaikan masalah ini

    Terima Kasih.

  22. Toto Sunarsono

    Alhamdulillah Kabupaten Sidoarjo terus melaju membangun kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya. Dengan kepemimpinan SUCI saya berharap bisa sinergis dengan Anggota Dewan yang terhormat. Sebagai guru swasta saya sangat berharap Perda penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo segera dilaksanakan sebaik-baiknya agar segera terjadi peningkatan kualitas atau mutu pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Kami siap mendukung atas terlaksananya Perda Penyelenggaraan Pendidikan Sidoarjo sebagaimana yang pernah kami baca sekilas (karena waktu itu kami dipinjami Ketua Dewan Pendidikan saat Pemberdayaan Komite Sekolah, yang saya pikir sangat luar biasa dahsyat jika benar-benar dilaksanakan. Saya usul setiap sekolah sebagai ujung tombak pendidikan, bisa mendapat sosialisasi dan mendapat buku perdanya.

    Semoga Sukses selalu

  23. Saya mau mencari produk hukum atau Perda tentang pembentukan Rukun Tetangga dan Rukan Warga, kok sulit banget ya.
    Atau barangkali Kabupaten Sidoarjo tidak punya Perda yang mengatur tentang itu.

    • Untuk produk hukum atau Perda tentang pembentukan RT dan RW, itu diatur dalam Keputusan Bupati atau Peraturan Bupati, untuk Nomor, Tahun dan Isinya bisa diakses ke alamat : http://www.sidoarjokab.go.id dan kami sampaikan terima kasih atas peran serta saudara dalam forum Jasmas ini.

      • Darso Pasto

        terima kasih atas penjelasannya.
        saa sekarang mencari produk hukum tahun 2010, kok gak ada, gimana cara mengaksesnya.

  24. Rachmat Soetojo

    Sebaiknya Website ini dapat memberikan gambaran kepada
    masyarakat apa sih sebenarnya yang dikerjakan sehari-hari oleh
    para anggota DPRD Sidoardjo ini.
    Dengan demikian Rakyat akan tahu apa sih pentingnya Lembaga terhormat ini.

    • Terima kasih atas saran dan masukannya, dan perlu kami informasikan bahwa kegiatan kedewanan bisa langsung dilihat pada kolom ” Agenda Mendatang “, dan saran masukan tersebut akan kami perhatikan ….., kami akan terus menunggu dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk ikut berpartisipasi dalam forum Jaring Aspirasi Masyarakat(Jasmas) …

    • kami ingin mencoba menangani penanggulangan lumpur lapindo dlm waktu insya’alloh 30 hari.
      balasan bisa di tujukan ke alamat email saya
      ( ucuf18@yahoo.co.id )
      Terimakasih atas kerjasama & perhatian nya.

  25. Mohon perhatian dan kebijakan yang serius :
    1. Perda Parkir berlangganan ditinjau ulang sekaligus dicabut
    2. Pembangunan atau pengaspalan kembali jalan di daerah Waru
    sebelah Utara Pabrik Paku ke arah Timur
    3. Pembangunan saluran air yang ditutup dengan trotoar di Jalan Raya
    Karangnongko Pekarungan – Sukodono karena kalau hujan jalan tsb.
    banjir seperti sungai dan sangat membahayakan bagi pengendara
    khususnya roda dua
    4. Terima kasih.

  26. dimna saya bisa dapat peraturan daerah sidoarjo ya….. ??? terutama tentang peraturan yang terlah berubah………(ada perubahan)

  27. saya banyak menjumpai jalan2 yang berlubang..tidak tanggung2 lebarnya bisa mencapai 50cm dengan kedalaman 15cm…terutama di lampu merah jalan embong malang, selain itu di cemengkalang, desa jati pun banyak jalan berlubang..sangat membahayakan kendaraan yang melintas dan sering menimbulkan kemacetan dan kecelakaan..mohon perhatian dan perbaikannya..kami sebagai warga sidoarjo sudah melakukan kewajiban kami terutama dalam membayar pajak. terima kasih

  28. tolong kuota sertifikasi guru diawasi !! banyak yang bermain !! ada yang masa kerja sedikit sudah lolos sertifikasi !! sementara masih banyak yang masa kerja nya belasan tahun belum! banyak guru2 gtt yang baru diangkat langsung bisa sertifikasi ! mereka luar biasa sudah gak pake tes cpns masa kerja langsung puluhan tahun dan langsung bisa sertifikasi !! apa kelebihan nya ? kami yang melalui tahapan tes mengapdi puluhan tahun koq malah belum bersertifikasi

  29. FORUM MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

    Ass.
    Terima kasih kami ucapkan atas tanggapan dari kahumas DPRD Sidoarjo, Semoga tanggapan tersebut diikuti oleh tindakan nyata yang akan bermuara pada peningkatan kualitas hidup seluruh warga Sidoarjo.

    Forum Masyarakat Peduli Lingkungan saat ini masih menyayangkan kinerja Pemkab Sidoarjo, khususnya dibidang pengelolaan lingkugan hidup di Sidoarjo.Banyak kawasan yang seharusnya dibiarkan demi kelestarian lingkungan justru dikelola sebaliknya. Ijin AMDAL seolah-olah di obral sehingga peralihan fungsi lahan begitu sering terjadi.Tengok saja, peralihan fungsi lahan sawah, dan tambak yang terjadi di daerah Prasung, Damarsi, Sawohan,..Dan sepanjang pantai timur Sidoarjo sungguh mencengangkan!!!!

    Kompleks perumahan dan industri begitu mudah berdiri tanpa mempertimbangkan fungsi awal keberadaan lahan-lahan tadi. Kondisi demikian sangatlah membahayakan bagi kelangsungan kehidupan biota pesisir pantai timur sidoarjo.Tindakan nyata dari Pembkab selaku pemegang regulasi utama perlu dipertanyakan atas kejadian ini…….

  30. masalah pkl alun-alun
    harus ada ketegasan dari pemerintahan daerah (DPRD dan Pemkab)untuk menuntaskan pkl alun-alun ini secara tuntas dengan mengembalikan fungsi alun-alun sebagai fasilitas publik, dan bukan untuk dikaplingkn pada pkl
    penataan lalu lintas depan masjid agung harus tegas melarang penjualan yang menggunakan mobil/rombong yang sangat mengganggu lalu lintas pada umumnya.

    begitu juga masalah penutupan jalan utama. kami mohon dengan sangat untuk untuk tidak lagi menutup jalan yang hanya dipergunakan untuk kepentingan kelompok tertentu, misalnya jalan ditutup hanya karena ada lomba sepatu roda, sepeda, gokart dsb. yang dampaknya sangat merughikan masyarakat luas.

  31. yth. Bapak Bupati Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo
    mohon parkir berlangganan dicabut saja karena sudah beberapa tahun masyarakat banyak yang mengeluh, mohon contoh Kota Surabaya yang sukses mencabut perda parkir tanpa mengurangi pemasukan untuk PAD
    terima kasih atas kebijakannya.

  32. denis sasongko

    reverensi buku2 tentang sejarah DPRD ada dimana ja ?

  33. kepada Yth; panitia penanggulangan lumpur lapindo.
    Dlm hal ini sya ingin mencoba kerjasama antara pihak Pt.Lapindo untk menangani masalah lumpur lapindo yg saat ini msh bermasalah.
    kami di sini ingin melakukan penutupan lubang lumpur ( Lapindo )secara permanen,namun kami butuh pihak/panitia yg bisa menanggapi usulan kami dan mencoba nya. Insya’alloh kami butuh 30 hari utk mencoba menutup lubang lumpur tersebut.
    balasan usulan ini bsa di alamt kn ke email saya ( ucuf18@yahoo.co.id ).
    Terimakasih atas perhatian & Kerjasama nya.

  34. trus kapan cairnya dana sertifikasi 2009 masak cuma ngisi komentar saja tidak ada balasannya trus apa gunanya website ini??

    • Mohon maaf sebelumnya, baru bisa menjawab pertanyaan anda, terkait cairnya dana sertifikasi 2009 akan kami komunikasikan dengan Diknas sebagai leading sektornya, dan aspirasi anda ini akan kami teruskan ke Komisi D yang membidangi masalah pendidikan.Demikian atas perhatian dan kerjasamanya, serta terima kasih atas peran serta dalam Forum Jasmas ini.

      hormat kami

      Humas Setwan

  35. Banyak masyarakat yang mengeluhkan masalah parkir berlangganan, 99% masyarakat tidak menikmati adanya parkir berlangganan di Wilayah Kab. Sidoarjo, pembayarannyapun dipaksa.
    Untuk itu agar Parkir berlangganan dihapus…

    Terima kasih.

    Hendarto
    Krian

  36. kasihan warga desa kragan udah capek2 membongkar masalah harga beras RASKIN yang harganya dinaikan .eeeeeeee ternyata sampai sekarang tidak ada tanggapan yang serius dari pihak2 yang berwajib,malahan lapor di polsek gedangan masih ngambang. kapan orang besar 2 akan memperhatian nasib orang desa yang minim pengetahuan seperti kami2 ini.tolong pada bapak2 kasus di desa kragan segera di selesaikan

  37. saya mahasiswa D4 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS ITS) . saya kesulitan biaya kuliah karena orang tua saya yang sebelumnya menjadi perangkat desa wirobiting kec.prambon telah purna tugas dan tidak bekerja lagi. saya mohon bantuan biaya kuliah saya pada semester akhir ini. sebagai putra daerah sidoarjo saya ingin mengajukan permohonan bantuan biaya kuliah kepada pemerintah kab.sidoarjo. kemana pengajuan bantuan ini saya ajukan? mohon bantuan nya .

  38. MAri tingkatkan kamtibmas di wilyah Anda, agar masyarakat Sidoarjo aman tentram damai, galang koordinasi dg seluruh masyarakat Sidoarjo. Bersama kita giatkan Siskamling. Senkom Mitra Polri siap bantu kamtibmas.

    salam
    Senkom Mitra Polri Kab. Sidoarjo
    http://sidoarjo.senkommitrapolri.org

    • Peduli Keamanan

      Pak, Klau ada oknum POLISI POLSEK yg ketahuan memasuki toko bangunan dan supermarket utk minta jatah BULANAN saya harus hubungi no. BErapa sehingga cepat di tindak? Terima kasih

  39. Kepada YTH anggota DPRD Sidoarjo

    Tersiar di media cetak Memo hari Rabu tgl 1 Desember 2010 halaman 16, dengan judul “Ribuan Ijazah Karyawan Ditahan Perusahaan”, mohon untuk di sidak juga ke kantor kami CV Sarana Komunikasi Indonesia dengan alamat Ruko Gateway No 12A dan F9 atau F15 Aloha Waru Sidoarjo, dikarenakan banyak ijazah kami yang di tahan juga Dan mohon di audit juga sistem penggajiannya di karenakan gaji yang di terima karyawan tidak sesuai peraturan yang telah di tetapkan. Kami sangat berharap banyak atas bantuannya.

    Demikian dari kami, terima kasih…

    Mohon Bantuannya ya pak.

  40. Kepada YTH anggota DPRD Sidoarjo

    Mohon untuk di sidak juga ke kantor kami CV Sarana Komunikasi Indonesia dengan alamat Ruko Gateway No 12A dan F15 Aloha Waru Sidoarjo, dikarenakan banyak ijazah kami yang di tahan juga Dan mohon di audit juga sistem penggajiannya di karenakan gaji yang di terima karyawan tidak sesuai peraturan yang telah di tetapkan. Kami sangat berharap banyak atas bantuannya.

    Demikian dari kami, terima kasih…

    Mohon Bantuannya ya pak.

  41. Kami mengomentari sekaligus memberi masukan kepada anggota DPR tentang berita koran jawa pos edisi 5 april 2011 tentang pembangunan GTS di exit tol sidoarjo. Kami sebagai masyarakat berpikir bahwa pembangunan GTS sangat sarat masalah : a. Lahan yg digunakan luasnya terbatas dan tdk memenuhi syarat untuk pembangunan Hotel/Mall. b. Kami belum tahu site plan nya yang kami pikirkan akses untuk pintu masuk dan keluar dari arah manapun akan mengganggu arus lalu lintas sekitarnya. Dari dua point kami mengomentari DPR kurang memperhatikan aspirasi dan kepentingan masyarakat terutama pengguna jalan. Sebenarnya Bupati ada benarnya mebatalkan pembangunan tersebut. Pendapat kami,bukan persoalan investor di sidoarjo dan ijin saja itu terlalu jauh tetapi pihak DPR dan Investor kurang memperhatikan kelayakan dampak lingkungan. Lahan itu bagus sekali untuk taman dan peresapan air. terima kasih

  42. Yth. Bpk/Ibu DPRD sidoarjo.

    Semoga saya tidak salah alamat, karena uraian halaman diatas yg disebutkan lingkupnya ekonomi,politik,ideologi, sosial dan budaya. Sedangkan saya ingin comment soal pendidikan di sidoarjo, kalau salah alamat ya mohon di maafkan, cuma menurut saya ini aneh, koq pendidikan sepertinya tidak diperhatikan.

    Bulan-bulan ini sekitar pebruari-april mengingatkan pengalaman tahun lalu (2010)ketika saya akan mencarikan sekolah anak saya, dari smp mau masuk sma, sangat sedikit informasi yg bisa didapat mengenai PSB di sidoarjo. Pada akhirnya informasi tersebut memang bisa didapat, tetapi munculnya sudah mendekati saat-saat akhir pengumuman, contohnya info soal hasil Unas.

    Saya yakin untuk saat ini banyak warga yg sdh ingin tahu apa sih aturan dll untuk psb 2011 ini?, Saya jamin informasi ini tidak ada, karena website-nya pun isinya kosong, sampai april 2011 ini.

    Berdasar pengalaman saya tahun lalu (2010), beruntung saya ada skill untuk olah data, shg saya bisa lakukan analisa data secara statistik, meskipun waktunya sdh mepet sekali. Yang aneh, dari data tersebut saya mendapatkan dua distribusi normal (istilah statistik )atau gampangnya ada dua puncak gunung sebaran nilai test+Unas. Gunung yg satu ukurannya besar, sedang yg satunya lebih kecil tetapi bila dihitung, isinya hampir mendekati pagu yg ada di sidoarjo, khususnya total pagu untuk SMA2,3,4.

    Gunung yg lebih kecil ini score nilainya hampir sempurna. Bila dibanding dengan distribusi nilai unas, yang hanya terdiri dari satu distribusi normal ( hanya satu gunung ). ada anomali, awalnya (Unas) satu gunung,hasilnya ( test+Unas ) bisa jadi dua gunung? tentunya ya bisa, karena dari factor Test. Siapa yg jamin Test dilakukan dengan Credible? saya tidak bisa memprediksi, ini diluar scope eksak, tetapi yang jelas distribusi nilai pada gunung yg kecil berasal dari sebab yg diluar kenormalan. Kasihan lho pak, siswa-2 yg terdepak karena adanya gunung ini.

    Berdasar ilmu gathuk mathuk, maka bisa dipahami, mengapa data mengenai PSB pada waktu itu begitu pelit di sebarkan ke masyarakat, kalau kesimpulan ini salah, saya akan angkat topi ( maksudnya hormat, bukan sumuk )kalau diknas sidoarjo pada tahun 2011 ini bisa open data/informasi yg lebih awal dan seluas-luasnya ke masyarakat.

    Perkembangan terakhir, PSB sidoarjo 2011 akan dilakukan atas dasar hasil Unas, sallute to diknas sidoarjo, tetapi sampai surat ini ditulis belum ada keputusan formal/tetap.

    mohon Bpk/Ibu dewan yg terhormat, segera menindak lanjuti hal ini.

    Bravo Sidoarjo.

  43. Although I am a student of the financial institution, and the theme is not just for my brains. However, it should be noted that for an ordinary life is very useful. Better see the experience of others than to experience the hard way.

  44. saya mengurus ktp di kecamatan waru, yang katanya digembor-gemborkan di media massa bahwa pembuatan ktp sidoarjo gratis, tapi kenyataannya masih di pungut sumbangan sukarela, setelah ditanyakan mana kuitansi atas sumbangan tersebut yang berakibat debat dengan front office yang di depan pengurusan KTP, seorang petugas paruh baya, dengannya saya berdebat,diperlihatkan alur dan prosedur yang sudah dipigora ternyata pigora tersebut di turunkan dan dibalik sehingga pengurus ktp tidak tahu kalau ada ktp gratis, tolong di cek sebelah pojok pigoro itu diletakan di dibalik,sungguh di sayangkan dimana kecematan taman yang sudah gratis pembuatan ktpnya dan masuk koran ternyata kecamatan waru sangat jauh dari harapan, tolong di tindaklanjuti dengan cepat dan temukan pigora tersebut dan dipasang lagi jangan diturunkan pigora itu sehingga masyarakat tahu pembuatan ktp gratis dan tidak dipungut biaya. terima kasih

  45. parkir liar di trotoar di kanan jalan gajah mada menutupi rumah dan usaha saya,selain itu juga masyarakat jadi jalan di jalan raya, padahal sudah ada rambu larangan parkir dari dishub. setelah ditertibkan selalu kembali lagi

  46. KOMITE PENYELAMAT PUSAT PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (P3A) KABUPATEN SIDOARJO

    KEPADA YTH
    BUPATI SIDOARJO DAN KETUA DPRD KAB SIDOARJO
    DI TEMPAT

    Dengan hormat,
    Menyikapi perkembangan situasi akhir-akhir ini, maka kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:
    1. Pusat Perlindungan Perempuan Sidoarjo (P3A) adalah asset daerah yang sudah banyak memberikan bantuan pelayanan masyarakat (advokasi korban kekerasan ibu/anak) secara gratis dan bantuan konseling bagi perempuan yang mengalami kasus rumah tangga. Hingga saat ini para korban kekerasan masih saja berdatangan dan ditampung di shelter (rumah aman) dan ke depan tugas P3A semakin berat karena kasus-kasus kekerasan semakin banyak terjadi (dibuktikan dengan data statistik yang dimiliki P3A)
    2. Pusat Perlindungan Perempuan Sidoarjo (P3A) sudah terbukti memiliki kinerja yang tinggi sehingga perlu dipertahankan keberadaannya. Meskipun dana yang dialokasikan dalam APBD Kab Sidoarjo sangat terbatas, akan tetapi P3A tetap melayani masyarakat tanpa kenal lelah dan tanpa pamrih. Lahirnya Pusat Perlindungan Perempuan Sidoarjo (P3A) diprakarsai oleh berbagai elemen masyarakat yang perduli terhadap anak/perempuan dan kemudian difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
    3. Akhir-akhir ini terjadi penurunan kinerja dikarenakan adanya oknum yang menahan honor yang akan diterima relawan hingga beberapa bulan serta isu yang dihembuskan oknum tersebut untuk melakukan penutupan P3A. Hal ini tentu saja meresahkan para relawan sehingga semangat kerja relawan mengendor. Berkali-kali oknum tersebut mengeluarkan statemen bahwa dia tidak segan untuk menutup P3A dan mengambil semua program yang selama ini dijalankan oleh P3A. Oknum tersebut adalah salah seorang PNS yang saat ini menjabat sebagai KASUBID PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI BPMPKB yang bernama INNEKE.

    Sehubungan dengan beberapa hal di atas, KOMITE PENYELAMAT PUSAT PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK SIDOARJO mendesak kepada BUPATI SIDOARJO dan DPRD KABUPATEN SIDOARJO agar:

    1. Menindak tegas oknum pejabat tersebut karena memiliki kinerja yang SANGAT JELEK dan tidak mendukung terciptanya suasana kesetaraan jender di kabupaten sidoarjo yang bebas penindasan dan keadilan serta memberikan hak-hak para relawan P3A berupa honor yang selama ini ditahan oknum yang bersangkutan.
    2. Melakukan pembinaan kepada oknum tersebut karena selama ini dia meresahkan para relawan P3A –satu bagian elemen masyarakat– yang selama ini sudah terbukti banyak berjasa kepada Kabupaten Sidoarjo (banyaknya penghargaan dan studi banding di P3a membuktikan bahwa p3a adalah aset daerah yang telah membesarkan nama Sidoarjo).
    3. Apabila tidak ada tanggapan dari Bupati Sidoarjo dan Ketua DPRD Kab Sidoarjo maka kami akan melakukan demo di Pendopo Kab Sidoarjo menuntut pertanggungjawaban Bupati Sidoarjo dan DPRD Kab Sidoarjo terkait dengan jajarannya.

    Demikian laporan dari kami, dan atas perhatian Bupati Sidoarjo dan DPRD Kabupaten Sidoarjo diucapkan terima kasih.

    SIDOARJO, 27 APRIL 2011

    KOMITE PENYELAMAT PUSAT PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK SIDOARJO

    Jl Pahlawan No 1 Sidoarjo
    Email: kpp3a@yahoo.com

  47. budi utomo

    bapak dewan yang sangat terhormat,tolong rakyat diperhatikan khususnya pengguna jalan lingkar timur sidoarjo,yang membentang sepanjang gedangan sampai candi,tolong bapak-bapak dewan lewat disana apakah ada jalan yang tidak berlobang.sudah banyak korban meninggal,luka karena jalan yang berlobang.perhatikan po”o cak

  48. Didin ernawati

    Memilih sekolah baru
    Pentingnya Sebuah Pendidikan Moral Terhadap Pelajar
    Unas /UAN sekarang sudah selesai, semuanya bersiap untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, bagi mereka yang memiliki NEM bagus dan tinggi, mereka ingin melanjutkan ke sekolah ataupun perguruan tinggi yang dipandang berkualitas dan favorit. Dengan harapan masa depan menjadi lebih cerah sehingga karir yang diinginkan bisa terwujud.
    Namun terkadang apa yang kita anggap berkualitas dan favorit tidak selamanya baik, kita harus pandai – pandai memilih dan melakukan perbandingan antara sekolah satu dengan yang lain. Jangan sampai kita terjebak pada nama besar institusi dan sekolah yang akhirnya malah memperburuk masa depan kita.
    Karena tidak jarang sekolah yang dianggap favorit dan memiliki kualitas bagus, justru malah menghancurkan masa depan kita, misalnya dengan kurangnya sekolah mendidik siswa dalam aspek moral tidak jarang siswa sekolah tersebut terjerumus dalam kerusakan moral remaja yaitu free seks atau pergaulan bebas hingga menyebabkan hamil luar nikah. Fenomena ini kerap kali terjadi pada sekolah yang mungkin dianggap bagus secara kualitas pendidikannya bahkan memiliki Akreditasi RSBI. Namun pendidikan moral juga tidak boleh dilupakan karena remaja kerap sekali rentan terhadap lingkungan sekitarnya,perilaku remaja lebih besar dipengaruhi oleh lingkungan, jika lingkungan itu buruk maka membentuk perilaku dan kepribadian yang buruk juga terhadap siswa. Sekali lagi, remaja adalah proses peralihan dari anak – anak menuju dewasa, dalam masa itu remaja mengalami proses pencarian jati diri. Jika tidak ada yang mengarahkan maka tidak jarang siswa terjebak dalam keruskan remaja.
    Di SMU Negeri 1 Taman misalnya, sekolah tingkat SMU yang memiliki visi/misi maju dalam hal IMTAQ dan IPTEK ternyata dalam 1 tahun ajaran terjadi 2 kali tindak amoral siswa, yaitu ke dua-duanya hamil diluar nikah. Ironisnya banyak yang tidak mengetahui, bahkan pihak guru dan kepala sekolah menutupi kejadian tersebut supaya tidak diketahui dan didengar oleh pihak eksternal, yang mungkin akan menjatuhkan nama baik institusi atau lembaga bersangkutan. Padahal SMU Negeri 1 Taman selalu menggembor – gemborkan keimanan, hampir setiap hari jum’at sekolah mewajibkan siswa untuk sholat jum’at bersama di masjid sekolah. Dan gurunya pun banyak yang memiliki background NU. Tapi anehnya mengapa hal ini masih terjadi. Sulit buat dicernah akal. Namun 1 hal yang mendasar adalah kurangnya bekal pendidikan moral yang mampu mengarahkan siswa.
    Ekstrakulikuler kadang menjadi ajang siswa dalam mencari jodoh, paskib, pramuka, PMR, KIR, BTQ dsb. Bahkan BTQ sendiri yang mengatasnamakan ekskull keagamaan,tema pembahasannya justru tidak mengarah mendidik pelajar muslim. Pembahasannya yang sering kali didiskusikan adalah menjadi istri yang baik. Bukan bagaimana menjadi remaja muslim yang baik. Hal ini merupakan bentuk konkrit kerusakan moral siswa saat ini.
    Yang menjadi pertanyaan dimana peran guru dalam mengawasi dan mendidik siswanya agar memiliki moralitas yang baik, jika remaja saja sudah memiliki moralitas yang buruk bagaimana ketika dewasa? Pastinya tidak lebih dari penyakit masyarakat. Hal ini menjadi pertanyaan besar, lantas apa fungsi guru jika tidak mendidik moral siswanya, jangan – jangan guru dan kepala sekolah tidak pernah menjalankan kewajiban sebagai orang tua kedua siswa ketika di sekolah, yang hanya memikirkan gaji.
    Kembali lagi pada pembahasan awal yaitu pemilihan sekolah yang benar – benar berkwalitas, baik pendidikan moral dan intelegensinya. Di Indonesia memang menekankan aspek intelegensi dari pada emosional dan spiritual, sehingga untuk mengimbangi seharusnya sekolah memberikan fasilitas kepada siswa lembaga atau ekstrakulikuler yang focus pada bimbingan emosional dan spiritual atau pembentukan moralitas yang baik. Bukan malah memberikan pengetahuan tentang menjadi isteri yang baik, membangun keluarga sakinah, yang memberikan siswa untuk segera memiliki pasangan sendiri – sendiri, sehingga secara tidak langsung hal tersebut sama dengan memberikan wawasan bagaimana mencari pasangan atau mengajari siswa untuk pacaran, jika siswa / remaja pacaran yang dikhawatirkan adalah tidak mampu menjaga diri dari prilaku nafsu birahi. Sekali lagi Intelegensi tanpa diimbangi sebuah moralitas akan menjadi sebuah ketimpangan dan kegagalan, contohnya arifinto (mantan anggota Fraksi PKS DPR-RI) yang tertangkap kamera membuka situs porno. Jika hal tersebut dibiarkan maka menjadi apa generasi mudah kedepan.
    Semoga artikel ini bisa memberikan masukan bagi para orang tua dalam memilih sekolah, supaya jangan terjebak pada nama besar sekolah, tetapi harus diselidiki lebih lanjut apakah sekolah tersebut pernah memiliki trackrecord tidak amoral atau asusila, seperti yang terjadi pada SMU Negeri 1 Taman yang dikenal sekolah religious, tetapi dalam kurun waku 1 tahun ajaran. Bisa 2 kali terjadi peristiwa hamil luar nikah oleh siswanya. Saya sendiri sebagai kakak dari adik yang sekolah di SMU Negeri 1 Taman turut kecewa bahkan tidak percaya lagi dengan kepala sekolah dan para guru yang mengajar disana, percuma saja kepala sekolah dengan gelar Haji tetapi tidak mampu membina moral anak didiknya sendiri, kalau saja masalah ini tidak bisa ditangani, maka apa yang terjadi pada lulusan / alumni SMU tersebut, mungkin tidak lebih dari para remaja yang degradasi moral.
    Sebagai orang tua tentunya kita tidak mau anak atau saudara kita seperti itu, dan lingkunganlah yang berpengaruh besar pada pembentukan karakter dan kepribadian seseorang remaja. Sedangkan lingkungan yang paling dominan dari siswa / pelajar adalah sekolah.

  49. Kepada yth,
    Wakil rakyat di DPRD kabupaten sidoarjo

    Menyikapi kebijakan bupati dan perangkatnya memindahkan dan menggusur pedagang kaki lima dari alun alun.

    Sebagai warga negara Indonesia ditingkat kabupaten saya merasa tidak dilindungi, dimana pemerintah daerah kabupaten sidoarjo sebagai penyelenggara pemerintahan tidak bisa memberi rasa adil dan memberi kesejahteraan buat kami wong cilik dan kawan kawan pedagang kaki lima. Kenapa tidak belajar dari kota solo dan jogjakarta kebijakan untuk menggusur pedagang akan difasilitasi dan diberi jaminan untuk lebih maju (bisa lihat kalo jalan jalan ke malioboro jogja dan jalan slamet riyadi solo)dimana pedagang kaki lima dirangkul dan diberi peran sebagai penopang pariwisata dan perekonomian mikro.
    Sebab perlu diingat dan fakta bahwa kami pedagang selama ini merupakan penopang perekonomian mikro dan usaha yang kami lakukan tanpa bantuan pemerintah (sebab selama ini kita tidak pernah minta modal atau pinjam modal kepada pemerintah sepeserpun).
    Kapan pemerintah peduli dengan kami pedagang kecil dan wong cilik..? sebab jika mau kalkulasi warga yang dirugikan dengan kebijakan tersebut dari 700 pedagang terdapat suami/istri, dari 700 pedagang tersebut mempunyai 1 atau 2 anak dan dari 700 pedagang mempunyai pembantu 1 atau 2 orang yang digaji, dari 700 pedagang tersebut setiap hari belanja ke pasar tradisional dengan rata rata belanja Rp. 75.000,- s/d Rp. 350.000,- setiap hari. Apakah pemerintah sidoarjo bisa mau mengganti itu semua?

    Semoga temen temen dewan juga bisa membantu kami untuk menyelesaikan ini…

Beri Komentar