Pimpinan dan Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD Kab. Sidoarjo Mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1435 H

Caleg Berkurang, PAN dan Demokrat Optimis

0 comments

Sidoarjonews -Partai Amanat Nasional (PAN) Sidoarjo dan Partai Demokrat Sidoarjo tetap optimis meski jumlah bakal calon anggota legislatif (caleg) berkurang karena dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Kedua parpol ini meyakini bacaleg yang ada tetap maksimal mendulang suara kala Pileg 2014 nanti.

Partai Amanat Nasional (PAN) Sidoarjo dan Partai Demokrat Sidoarjo tetap optimis meski jumlah bakal calon anggota legislatif (caleg) berkurang

Partai Amanat Nasional (PAN) Sidoarjo dan Partai Demokrat Sidoarjo tetap optimis meski jumlah bakal calon anggota legislatif (caleg) berkurang

Satu bacaleg PAN Sidoarjo dinyatakan TMS oleh KPUD Sidoarjo. Dengan begitu, bacaleg PAN Sidoarjo tinggal 49 orang dari kuota 50 kursi di DPRD Sidoarjo. “Meski berkurang satu, kami yakin bacaleg kami kompetitif dan akan maksimal mendulang suara saat pemilu nanti,” tegas Sekretaris DPD PAN Sidoarjo HM Zainul Lutfi SE, Rabu (12/6/2013) malam.

Dia mengaku pihaknya legawa dan bisa menerima keputusan yang telah ditetapkan KPUD Sidoarjo. Lutfi menyatakan partainya telah maksimal menjalankan seleksi bacaleg. Kala berkas bacaleg didaftarkan ke KPUD, PAN juga terus mendorong agar bacaleg bisa memenuhi persyaratan yang ada. “Jadi kami akan maksimalkan caleg yang ada,” tandas Lutfi, yang juga Ketua Barisan Muda PAN Jawa Timur ini.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPC Partai Demokrat Sidoarjo Dwi Tjahjono Putro saat mengetahui satu bacaleg Partai Demokrat dinyatakan TMS oleh KPUD Sidoarjo. “Namun kami masih menunggu perkembangan karena DCS belum ditetapkan,” cetusnya, Rabu (12/6/2013) malam. Dia mengaku telah menyiapkan pengganti bacaleg yang dinyatakan TMS jika nantinya ada aturan yang membolehkan untuk diganti.

Sebelumnya, Ketua KPUD Sidoarjo Bhima Ariesdiyanto SIP menyatakan ada dua bacaleg yang dinyatakan TMS setelah melalui melewati masa perbaikan berkas persyaratanb. “ Satu bacaleg PAN karena syarat ijazah. Sedangkan satu bacaleg Demokrat tidak memenuhi beberapa persyaratan,” cetus Bhima, Rabu (12/6/2013) siang. Bhima menyebut kedua bacaleg ini perempuan.

Meski demikian, tidak mempengaruhi syarat kuota 30 persen perempuan. “Jadi syarat kuota 30 persen tetap terpenuhi,” tandas Bhima. Pencoretan dua bacaleg ini juga terungkap kala KPUD Sidoarjo mengundang para pengurus Parpol untuk meneken berita acara Berita Acara Hasil Verifikasi Perbaikan DCS oleh Parpol di Kantor KPUD Sidoarjo, Selasa (11/6) malam.

KPUD mengundang parpol menjelang Daftar Caleg Sementara (DCS) diumumkan di media massa guna mendapatkan tanggapan masyarakat. “Proses verifikasi b tidak ada yang ditutup-tutupi,” cetusnya didampingi komisioner KPUD Sidoarjo M Zainal Abidin kala berbicara di depan pengurus parpol Sidoarjo. Bhima menyampaikan apresiasinya terhadap para parpol yang berperan aktif kala proses verifikasi berkas bacaleg. (ed1).


Beri Komentar