Pencarian
Anggaran Pengamanan Pilkada Di APBD Rp 3 M Koalisi 3 Partai Siapkan Uji Visi dan Misi Bagi Keenam Calon
Desa Seruni Menjadi Percontohan Listrik Pra Bayar
PLN (Perusahaan Listrik Negara) selama tahun 2010 menargetkan 150 ribu pelanggan listrik pra bayar. Jika sosialisasi positif diterima masyarakat, pada 2012 bisa mencapai 1 juta pelanggan. Demikian dikatakan, Ir Sulastiyo General Manager PT PLN Distribusi Jawa Timur, saat launching litrik pra bayar di Desa Seruni, Kecamatan Gedangan Sidoarjo, Jumat (5/2). Acara tersebut dihadiri Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan.
Menurutnya Sulastiyo, program listrik pra bayar merupakan program yang ditawarkan PLN kepada pelanggan agar bisa menekan dan mengendalikan pemakaian listrik sesuai kebutuhan. Pasalnya, manfaat listrik pra bayar bagi pelanggan, mudah memantau listrik setiap saat, disiplin menggunakan listrik sesuai anggaran belanja, tidak lagi terikat dengan pencatat meter, dapat mengendalikan token (isi ulang energi listrik), tidak ada istilah menunggak sanksi pemutusan, biaya keterlambatan dan tidak dikenakan uang jaminan langganan.
Di JawaTimur, kata Sulastiyo, pra bayar mulai diuji coba sejak September 2009 di rumah dinas PLN dan diteruskan pemasaran untuk pelanggan dengan daya 450 VA s/d 5.550 VA pada November 2009. Selanjutnya akan dilakukan pemasangan listrik pra bayar untuk 9.644 pelanggan dari jumlah 7,1 juta pelanggan.
”Untuk percontohan di Seruni mencakup 172 rukun tetangga yang tersebar di 26 rukun warga,” tandasnya.
Kepala Desa Seruni Saiful Imaduddin menambahkan, sebagai desa percontohan listrik pra bayar masyarakat sangat antusias, lantaran mempermudah pembayaran dibandingkan sebelumnya, pelanggan/ masyarakat harus ribet . ”Sekarang lebih gampang dan efektif. Makanya penduduk di sini banyak yang pasang,” ujar Saiful.
(Sumber : Koran Surabaya Pagi)





























