Pencarian
Eko Berebut Rekomendasi Demokrat
Kakanda Almarhum Bambang Joelianto Meramaikan Persaingan
Sambil menunggu rekomendasi dari partai pengusung, tiap bakal calon bupati (bacabup) terus bersosialisasi. Terbaru, kakanda almarhum Bambang Joelianto, bacabup yang meninggal akibat serangan jantung, mulai muncul. Dia adalah Eko Yuniharso Arief. Dia merupakan seorang birokrat yang juga menunggu rekomendasi dari Partai Demokrat.
Berdasar pantauan di lapangan, wajah Eko mulai tampil kemarin (14/3). Sedikitnya 20 baliho terpasang di seluruh Sidoarjo. Tak banyak warga yang mengenal pria yang kini menjabat sekretaris Badan Koordinasi Pelayanan dan Perencanaan Modal (BKPPM) Kota Madya Surabaya itu.
Saat dikonfirmasi, Eko tidak komentar banyak. Dia menyatakan mulai bersosialisasi. Selama ini, dia berkonsentrasi membentuk tim yang solid. “Tidak berarti saya tidak bekerja,” katanya.
Eko mengungkapkan, dirinya maju dalam pemilihan bupati (pilbup) Sidoarjo bukan sebagai pengganti adiknya. Dia ingin mengabdikan diri di Sidoarjo. “Saya juga ingin mengabdikan sesuai kemampuan saya,” ujarnya.
Karena itu, dia punya rencana tentang hal yang akan dilakukan jika terpilih menjadi orang nomor satu di Sidoarjo. Salah satunya, menghidupkan simpul-simpul ekonomi di desa maupun di perkotaan. Tujuannya, kehidupan bisa berkembang dengan baik. Dengan demikian, kesejahteraan bisa turut berkembang.
Selama ini, kata dia, Sidoarjo berkembang dengan baik. Penataan sudah terlaksana. Tapi, perlu dilakukan pemerataan dari aspek infrastruktur maupun perekonomian. “Itu akan menjadi masukan (PR, Red) saat saya berhasil mendapat mandat dari rakyat Sidoarjo,” jelasnya.
Selain Eko, ada bacabup lain yang mendaftar lewat Partai Demokrat. Di antaranya, Tri Ratih, Sarto, Achmad Sholeh, dan Sutjipto. Namun, kabarnya, Eko adalah bacabup yang paling berpeluang mendapatkan rekomendasi DPP Partai Demokrat. Benarkah?
Ketua Tim 9 Partai Demokrat Dawud Budi Sutrisno, SH.,M.Hum menampik kabar tersebut. Menurut dia, semua bacabup memiliki peluang. Sebab, DPP Demokrat belum menurunkan rekomendasinya. Dia juga mengatakan, semua bacabup memiliki program yang bagus. Jadi, tidak ada yang diunggulkan. ”Semua sama. Yang menentukan adalah DPP,” ujarnya. (riq/ib)
Terpisah, di Ruang Jupiter The Sun Hotel, bacabup Bambang Prasetyo Widodo (Wiwid) menemui Keluarga Besar Putra dan Putri Polri (KBPPP). Pria yang juga anggota KBPPP itu didapuk menjadi penasihat organisasi tersebut. Bagi dia, posisi itu merupakan amanah yang harus diemban anggota KBPPP.
Selain Bambang Wiwid, bacabup lain yang bersosialisasi adalah Yuniwati Teryana. Perempuan asli Magelang tersebut bertemu dengan Delta Mania di Posko Srikandi, Perumahan Pondoh Jati, Sidoarjo. Dia menjaring aspirasi seputar masalah persepakbolaan di Sidoarjo. “Dengan menjaring aspirasi tersebut, persepakbolaan akan kami tingkatkan sehingga klub Delta Putra Sidoarjo bisa menjadi yang terbaik,” paparnya.
(Sumber : Koran Jawa Pos)





























