Pencarian
Eks Pasar Ikan Dua Tahun Mangkrak
SIDOARJO – Lahan bekas pasar ikan di Jl Hang Tuah, Sidoarjo, sampai saat ini tak kunjung dimanfaatkan. Padahal sudah dua tahun lahan itu kosong pasca direlokasinya pedagang ikan ke pasar baru di Jl Lingkar Timur. Kendati sudah ada bangunan siap pakai di lokasi bekas pasar ikan itu, namun tidak ada tanda-tanda kapan bangunan yang dibiayai APBD itu bakal dimanfaatkan.
Akibatnya, beberapa tiang teras bangunan terlihat mulai berkarat. Begitu juga dengan paving jalan yang terlihat amburadul dan tak lagi tertata rapi. “Sudah dua tahunan bangunan bekas pasar ikan itu tak dimanfaatkan. Lihat saja masih kosong,” kata Kayat, salah satu penjual es balok di depan pasar ikan, kemarin (29/8).
Sebenarnya saat pedagang ikan beraktivitas di sana kawasan itu cukup terkenal. Pengunjung pasar juga selalu ramai karena aksesnya mudah dan dekat dengan wilayah perkotaan. Berbeda dengan kondisi pasar ikan di Jl Lingkar Timur yang jauh dari perkotaan. Apalagi angkutan umum masih jarang yang melintas di sana.
“Kalau di sini kan banyak angkutan yang lewat,” tambahnya. Pasca relokasi pedagang, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan M Sholeh pernah menyampaikan, eks pasar ikan itu nantinya akan dijadikan sentra hasil olahan produk perikanan. Khusus untuk hasil perikanan basah akan difokuskan di pasar ikan baru.
Sayangnya sampai saat ini rencana itu belum kunjung direalisasikan. Padahal jika hal itu diwujudkan. Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin,SH berencana akan meninjau gedung di bekas lahan pasar ikan tersebut. Pihaknya ingin mengetahui apakah kondisi bangunannya representatif untuk mendukung proyek sentra produk olahan hasil perikanan atau tidak. “Kita akan coba lihat apakah kondisinya mendukung atau tidak,” ujar Nur Ahmad.
(Sumber : Koran Radar Surabaya “rud”)

































