Pimpinan dan Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD Kab. Sidoarjo Mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1435 H

Hasil UNAS Tingkat SMP di Sidoarjo Masih Belum Memuaskan

1 comment

Khususnya Untuk Nilai Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Hasil ujian nasional untuk tingkat SMP di Sidoarjo yang diumumkan Jumat (7/5) kurang memuaskan. Jumlah siswa yang tak lulus bertambah dan jeblok di mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo melansir, jumlah siswa tak lulus dan  mengulang sebanyak 414 siswa atau 1,434 persen dari 28.874 peserta UN.

Jumlah siswa tidak lulus ini jauh lebih buruk dibandingkan  dengan jumlah siswa yang mengulang tahun 2009 yaitu 33 siswa atau 0,12 persen dari 27.542 siswa.

”Memang angkanya naik tapi ini bukan gagal karena masih ada kesempatan untuk mengulang,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum (Dikmenum) Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Ani Kadarwati.

Rinciannya, dari 414 siswa yang mengulang tersebut 357 siswa berasal dari SMP negeri dan swasta sedangkan 57 orang adalah siswa madrasah tsanawiyah. Dari ratusan siswa tersebut, kebanyakan mengulang di mata pelajaran Bahasa Indonesia. ”Paling banyak memang mengulang di mata pelajaran Bahasa Indonesia,” dia menjelaskan.

Dari pengumuman Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, nilai rata-rata UN SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia ada perbaikan. Namun, khusus di Sidoarjo nilai tersebut jeblok dengan banyaknya siswa yang mengulang di mata pelajaran ini. Kata Ani, rendahnya nilai Bahasa Indonesia dibandingkan Bahasa Inggris, IPA dan Matematika akan diselidiki oleh dinas.

Namun dari evaluasi sementara, pihaknya menilai hal ini terjadi karena kurangnya kebiasaan membaca. Untuk diketahui, soal UN Bahasa Indonesia memang banyak terdiri dari pertanyaan berupa cerita. Dengan kenyataan seperti ini, Ani mengatakan dinas akan memfokuskan pembinaan guru Bahasa Indonesia bersama MGMP atau menggelar workshop untuk guru mata pelajaran yang disesuaikan dengan anggaran dinas.

Lebih lanjut dia menganggap jika faktor tingginya jumlah siswa yang mengulang diduga karena persiapannya yang kurang. Selain itu, faktor teknis seperti teknik pengasiran diperkirakan juga menyumbang kegagalan mendapat nilai maksimal. ”Anak SMP biasanya lebih ceroboh dan cenderung meremehkan,” katanya.

Dia juga menjelaskan untuk nilai tertinggi UN SMP disabet siswa SMPN 1 Taman dengan nilai 38,95 atas nama Desty Widya Nanda dan Widiarto Rahmadhan. Sedangkan untuk posisi kedua disabet oleh SMPN 5 Sidoarjo Anisa Prilly Shafira dengan nilai 38,85. Sedangkan peringkat ketiga diraih oleh siswa SMPN 1 Wonoayu bernama Dwi Putri Pengesti Suryo Andadari dengan nilai 38,75.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo - Ir. Agus Budi Tjahyono,M.MT

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Ir. Agus Budi Tjahyono ,M.MT mengatakan wilayah mana yang meraih predikat terbaik peraih nilai rata-rata UN se-Jatim, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim belum memberikan pengumuman. Namun, pihaknya ingin fokus supaya siswa yang mengulang bisa lulus pada ujian ulangan 17-20 Mei mendatang. “Tapi hasil ini akan kita evaluasi,” tuturnya.

Dinas sendiri berencana untuk menggelar doa bersama di kantor Dinas, Jumat (7/5) siang yang akan dihadiri sejumlah siswa. Doa tersebut sekaligus sebagai ajang memberikan arahan dan doa bersama agar hasil UN bisa lebih baik.

(Sumber : Koran Surabaya Post “sit”)


  1. wow
    yg bner boz

Beri Komentar