Pencarian
HTI Berdemo di Gedung Dewan Tuntut Tolak Kedatangan Obama ke Indonesia
Belasan massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan aksi demontrasi di depan DPRD Sidoarjo. Aksi massa HTI menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke Indonesia pada 20-22 Maret mendatang.
Aksi penolakan ini dilakukan dengan cara membagi-bagikan selebaran penolakan seusai warga turun dari sholat Jumat di Masjid Agung Sidoarjo.
Abdul Karim, Ketua DPD HTI Sidoarjo, penolakan ini dilakukan karena Amerika adalah penjajah Negara muslim seperti Irak dan Afganistan. Tak hanya itu, Amerika juga melakukan penyerangan terhadap Negara perbatasan Pakistan dan Afganistan. Akibat penjajahan itu, Negara-negara tersebut hancur berantakan.
“Dampaknya tak hanya masalah fisik, sosial, eknomi dan budaya juga rusak. Ribuan rakyatnya juga banyak menderita,” ujarnya, Jumat (12/3/2010).
Karim menyatakan, sampai saat ini Obama sebagai presiden AS masih terus menjajah Negara muslim dan bahkan cenderung brutal dalam penyerangan yang dilakukan di perbatasan Pakistan. Ini artinya AS secara sengaja memusuhi umat-umat Islam. “Presiden dari sebuah negara yang sengaja memusuhi umat Islam tidak pantas diterima sebagai tamu di Indonesia,” tuturnya.
Ditambahkannya, memang kedatangan Obama ke Indonesia sebagai tamu yang akan meningkatkan hubungan dengan Indonesia. Namun kriteria bisa dikategorikan menjadi dua yakni baik dan buruk. Dan, ucap dia, Obama adalah kategori tamu yang nomor dua atau yang buruk kerena sampai saat ini masih terus mendukung kebijakannya yang ingin menghancurkan Negara muslim yang dijajahnya.
“Ini harus kita ketahui bersama. Jadi Obama harus tetap ditolak datang ke Indonesia,” tegasnya dengan menyebut kedatangan Obama kesini tak lain hanya mengokohkan kepentingan politik dan ekonomi AS di negeri ini.
[Sumber : www.beritajatim.com]


























