Pencarian
Ingin Kembalikan Budaya Bersepeda
Hari jadi keempat Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) diperingati secara meriah di Sidoarjo. Ratusan onthelis berpesta dengan menggelar bermacam lomba. Satria Nugraha
SUASANA Pendapa Delta Wibawa Sidoarjo berubah menjadi ‘kuno’ kemarin (19/2). Ratusan pecinta sepeda tua dengan aneka atribut tempo doeloe berkumpul untuk merayakan ulang tahun keempat Kosti.
Umumnya mereka berkostum masa lalu alias jadul. Beberapa di antaranya memakai baju ala petani. Bahkan, salah satu peserta berkostum ‘gila’ dengan memakai baju tentara masa lalu dengan tujuh bintang di pundaknya.
Sesuai visi-misi Pemkab Sidoarjo, mereka mengusung tema bersepeda onthel untuk menyelamatkan lingkungan dan masa depan menuju Sidoarjo Bersih dan Hijau (SBH). “Ini adalah ulang tahun Kosti yang keempat.
Acara ini adalah instruksi Kosti pusat agar semua Kosti tingkat kabupaten/kota menggelar perayaan ulang tahun secara serempak,” kata Iin Solihin, ketua Kosti Sidoarjo.
Di Sidoarjo sendiri sedikitnya ada 30 klub pecinta sepeda tua yang tersebar di seluruh kecamatan yang tergabung dalam Kosti. Wakil Bupati Sidoarjo MG Hadi Sutjipto turut hadir untuk membuka dan memberangkatkan lomba karnaval sepeda kuno yang rutenya sejauh 15 kilometer.
Dalam sambutannya, wabup yang juga ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat ndonesia (FORMI) Sidoarjo ini mengatakan, pihak pemkab sangat berterima kasih dengan tema lingkungan yang diusung Kosti Sidoarjo.
“Saat ini Pemkab Sidoarjo sedang gencar-gencarnya mengampanyekan dan melaksanakan kegiatan Sidoarjo Bersih dan Hijau,” jelas Pak Cip, sapaan akrab Hadi Sutjipto.
Dia berharap program SBH didukung penuh dan dikembangkan oleh seluruh warga Sidoarjo. Pak Cip juga menyentil kebersihan yang hanya terpusat di kota. “Sungaisungai kita kotornya luar biasa.
Saya berharap teman- teman dari Kosti ikut menjaga kebersihan sungai kita,” kata Sutjipto. Wabup berharap Kosti yang berada dalam naungan FORMI bisa menjaga kekompakan, rukun, guyub, damai, untuk ikut membangun Kabupaten Sidoarjo.
Dia juga mengapresiasi anggota pecinta sepeda tua yang sudah berusia lanjut. “Dengan bersepeda kesehatan terjaga. Bukan malah keriput, tapi tambah kencang,” kata Sutjipto yang disambut tawa hadirin.
Acara HUT Kosti kemarin dibuka dengan tiup lilin oleh Wabup Hadi Sutjipto bersama Iin Solihin, ketua Kosti Sidoarjo. Setelah karnaval sepeda tua berakhir, berbagai macam kegiatan digelar seperti lomba teatrikal, sepeda lambat, sepeda mundur, fashion sepeda tua, serta cerdas cermat pengetahuan tentang sepeda kuno.
“Dengan mencintai sepeda kuno, kita berharap agar budaya bersepeda terus berkembang,” ujar Hidayat Broil, ketua harian Kosti Sidoarjo. (*/rek)


























