Pimpinan Sementara DPRD beserta Seluruh Jajaran Sekretariat DPRD Kab. Sidoarjo Mengucapkan Selamat atas Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Periode 2014-2019

INGINKAN HIDUP PENUH MAKNA

0 comments

INGINKAN  HIDUP PENUH MAKNASebagai wakil rakyat ia merasa pemikiran serta perjuangannya selama ini adalah untuk kepentingan orang banyak. Apalagi diparoh waktu lebih pengabdiannya selaku anggota DPRD Sidoarjo ini ia merasa masih banyak yang harus dikerjakannya. “ Peraturan daerah serta APBD seharusnya berpihak kepada kepentingan masyarakat secara menyeluruh,” tegasnya. Untuk itu menurutnya, legislatif akan berupaya mengawalnya secara sungguh-sungguh.
Lebih lanjut legislator asal Partai Amanat Nasional ini menilai pajak-pajak yang dikenakan kepada rakyat semestinya tak terlalu memberatkan mereka. Selain itu pembangunan yang berkaitan dengan peningkatan fasilitas umum bagi masyarakat harus semakin ditingkatkan. Sebab dari sinilah akan tercipta perbaikan tingkat pelayanan kepada mereka,(rakyat,red). Jadi sebisa mungkin kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah senantiasa memperhatikan hal tersebut.
Sebelum duduk di posisinya sekarang, Emir adalah Ketua Komisi B yang membidangi masalah anggaran. Sehingga ia banyak tahu mengenai anggaran pembiayaan pembangunan yang ada di Sidoarjo. Dan dengan posisinya sekarang, ia akan banyak bersinggungan dengan masalah pembangunan fisik termasuk sarana dan parasarana umum yang ada di Kota Delta. Namun meski baru ia tak merasa canggung dengan lingkup bidang tugasnya kini. Baginya yang penting adalah bagaimana ia bisa memberikan sesuatu bagi kepentingan rakyat Sidoarjo.
Diantaranya yang tengah menjadi perhatiannya adalah terkait pembangunan pasar. Fasilitas publik yang satu ini menurutnya lumayan vital bagi kebutuhan masyarakat. Pasar adalah simbol kebutuhan rakyat dalam pemenuhan kebutuhannya sehari-hari Untuk itu disetiap wilayah seharusnya tersedia pasar dengan fasilitas yang memadai. Seperti pembangunan Pasar Baru Krian, ia menilai jika nantinya selesai aktifitas ekonomi masyarakat yang ada di sana jelas akan semakin lancar. Selain itu dari sisi estetika jika bangunan pasar nampak bagus, akan mendukung kawasan disekitarnya.
Alumni S2 Manajemen Universitas Tujuh Belas Agustus Surabaya ini menilai jika kawasan yang ada di Sidoarjo mempunyai peluang yang sama bagus dalam hal pertumbuhan. Apalagi nantinya jika perda RTRW sudah ditetapkan. Sesuai peruntukannya masing-masing, kawasan -kawasan tersebut akan menjadi sentra pengembangan. Sehingga ia optimis jika pertumbuhan Sidoarjo ke depan akan makin positif. Menurutnya DPRD akan memberikan peluang agar pembiayaan untuk pembangunan bisa lancar dan semakin meningkat.
Tentang target hidupnya, mantan tokoh aktifis Pemuda Muhammadiyah sebelum menjadi anggota dewan ini menuturkannya kepada Parlementaria. “ Saya ingin menjadikan hidup lebih bermakna dan berusaha menikmatinya secara berkualitas melalui kerja keras,”. Keinginan sederhana namun penuh makna ini merupakan manifestasi dari perjalanan hidupnya selama ini. Termasuk pilihannya ketika menjejakkan kaki di pentas politik yang hingar bingar.
Sedikit tentang perjalanan karirnya hingga seperti sekarang ternyata penuh dengan perjuangan dan pengorbanan tak kenal lelah. Seolah ditakdirkan menjadi politikus, Emir kala itu memang sudah terlibat dalam organisasi sejak masih di bangku sekolah. Ia sempat menjadi Wakil Ketua PII (Pelajar Islam Indonesia, red) Sidoarjo. Selanjutnya saat kuliah ia menjadi ketua Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo hingga akhirnya lebih luas lagi ia terpilih sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi berikutnya Bendahara Pemuda Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur.
Pada saat reformasi, sebagai tokoh muda saat itu ia begitu lekat dengan sosok Amin Rais yang kala itu kerap menawarkan wacana reformasi ke pelosok negeri ini.Hampir bersamaan saat itu (Tahun 1998,red), saat sang tokoh mendirikan Partai Amanat Nasional, Emir pun ikut membidani lahirnya partai tersebut di Sidoarjo.
Kini Emir adalah salah seorang politikus muda yang telah membuktikan eksistensinya dalam kancah politik di Sidoarjo. Sebagai orang muda belum merasa puas dengan apa yang sudah dilakukannya selama ini. Ia ingin berbuat lebih terutama bagi tanah kelahirannya Sidoarjo. Untuk itu ia sedikit berpesan agar masyarakat cukup bersabar karena negara ini masuk dalam masa transisi dari masa otoriter menuju masa yang demokratis dan konsolidasi pembangunan. Jika semua konsisten dan saling menjaga semangat ini ia yakin keadilan sosial bagi masyarakat akan lebih mudah terwujud. ***


Beri Komentar