Pencarian
Izin Pembangunan IPAL Menunggu Bupati
Rencana pembangunan Instalasi Pengelola Air di lahan Rumah Potong Hewan (RPH) Krian masih menunggu persetujuan Bupati Sidoarjo. Pihak PDAM Delta Tirta kini telah mengirimkan surat permohonan persetujuan ke Bupati Sidoarjo.
Direktur Utama PDAM Delta Tirta H Djadjadi, membenarkan pihaknya telah berkirim surat untuk meminta persetujuan pembangunan IPAL Krian di lahan RPH Krian. “Pembangunan IPAL ini harapannya untuk meningkatkan pelayanan,” ujar H jajadi, kemarin (4/3).
Jika disetujui, di lahan RPH Krian nantinya bakal dijadikan pusat pengolahan air terbesar di Sidoarjo. Sedangkan RPH akan direlokasi di lokasi yang jauh dari pemukiman warga. Pembangunan IPAL Krian itu diharapkan bisa melayani sedikitnya 5000 pelanggan baru. Terutama dari masyarakat berpenghasilan rendah.
Di tempat terpisah, anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M Zainul Lutfi mengaku sejauh ini belum ada pembahasan mengenai relokasi RPH Krian untuk digunakan pembangunan IPAL PDAM Delta Tirta. Kendati begitu, manajemen PDAM pernah menyampaikan keinginan jika bakal membangun IPAL dengan anggaran sekitar Rp 14 miliar.
Pada dasarnya, dirinya merasa tidak keberatan bila RPH Krian berubah fungsi menjadi IPAL Krian. Terlebih RPH Krian sudah tidak tepat, karena berdekatan dengan pemukiman. “RPH Krian sudah tidak bisa dipertahankan, harus ada perencanaan untuk direlokasi,” ujarnya.
(Sumber : Koran Radar Surabaya)



























saya setuju dengan rencana pembangunan ipal tersebut demi tetap terjaganya sumber air bersih disekita sidoarjo.
oya boleh tau, dalam rangka pembuatan ipal etrsebut sudah dibuka tender belum?
saya tertarik untuk ikit tender tersebut.
terimaksih.