Pimpinan dan Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD Kab. Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo Ke 155 Dengan semangat hari jadi ke 155 Kabupaten Sidoarjo, kita songsong pesta demokrasi yang aman demi kelanjutan pembangunan menuju Sidoarjo yang sejahtera, mandiri dan berkeadilan

Kantor Camat Krian bak Tempat Wisata

0 comments

SIDOARJO (wartajenggala.com) – Instansi pemerintah biasanya identik dengan suasana sibuk, tegang, bahkan angker. Detak mesin ketik manual terus terdengar gemeretak sepanjang waktu. Ditambah, wajah sangar para petugas keamanan yang akan terus mengawasi setiap gerak-gerik warga pemohon layanan. Namun, situasi tersebut sangat berbeda dengan pemandangan di Kantor Camat Krian. Kantor ini sangat asri. Sehingga warga yang butuh layanan dijamin kerasan tinggal berlama-lama di kantor ini.

Kantor Camat Krian tak ubahnya sebuah tempat wisata. Nuansa pedesaan kontan muncul tatkala memasuki pintu gerbang. Rindangnya dedaunan sejumlah pohon besar membuat suasana teduh. Nuansa ini kian lekat dengan riuhnya kicau puluhan burung yang digantung di sepanjang lorong menuju ruang pelayanan. Suasana kian alami dengan lantunan musik khas Jawa Barat yang terus mendayu-dayu.

Beberapa meter dari pintu gerbang, nampak dua unit rumah dinas yang sudah diubah layaknya cottage, lengkap dengan satu set kursi kayu yang dipajang di serambi. Beberapa meter selanjutnya, terdapat dua payung raksasa yang menaungi beberapa kursi untuk kongkow. Sementara di sebelah kirinya, terdapat sebuah gazzebo berukuran besar. Pendek kata, Kantor Camat Krian benar-benar menampilkan pemandangan yang sangat indah dan alami.

Namun, bukan hanya pemandangan Kantor Camat Krian yang membuat warga terpesona. Mereka juga akan merasa nyaman tatkala mengurus keperluannya. Sebab, ruang pelayanan di instansi ini juga sudah diubah layaknya ruang resepsionis hotel-hotel berbintang. Para petugasnya pun akan melayani dengan sangat ramah. Warga benar-benar merasa dimanjakan.

Siapa tokoh yang berada dibalik ini? Tak lain, itu semua berkat sentuhan Camat Krian, M Bahrul Amig. Dialah yang telah mengubah suasana instansi pemerintah dari kesan angker menjadi asri dan indah. “Saya memang ingin mengubah kesan bahwa instansi pemerintah itu tidak angker. Sehingga selain membuat suasana yang alami, kita juga akan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya, ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/10).

Hebatnya, itu semua berhasil diwujudkan lelaki asal Desa Prasung, Buduran itu hanya dalam waktu sekitar 1,3 tahun. Yakni semenjak dirinya menjabat sebagai Camat Krian. Apalagi, biayanya juga tak terlalu ngrecoki uang negara. Untuk mencapai itu semua, Kantor Camat Krian hanya dapat kucuran biaya pemeliharaan dari APBD TA 2010 sebesar Rp 45 juta. Padahal, biaya yang sudah dikeluarkan diperkirakan lebih dari Rp 200 juta.

Dari mana sumber biaya yang lainnya? “Semuanya swadaya. Saya sendiri tidak tahu biayanya nanti dari mana lagi. Tapi yang jelas, biaya itu tidak saya dapat dari minta-minta ke pengusaha atau semacamnya. Saya masih berusaha merenovasi beberapa bangunan lagi. Salah satunya akan saya buat kafe yang menyediakan makanan dan minuman. Semoga semuanya bermanfaat dan warga yang mengurus keperluannya ke sini juga merasa nyaman,” harap bapak tiga anak tersebut. (dedi)


Beri Komentar