Newsfeed

Terjun Langsung Ke Lokasi Bencana, Wabup Dorong BPBD Percepat Penanganan
TULANGAN (kabarsidoarjo.com)- Angin puting beliung yang memporak porandakan beberapa desa di Kecamatan Tulangan Senin sore kemarin (19/11), langsung direspon Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo yang dibantu Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sidoarjo langsung terjun ke lokasi beberapa saat setelah kejadian. Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah SH.MHum juga melihat langsung ke lokasi kejadian. Selain bupati, Wakil Bupati Sidoarjo H.Nur Ahmad Syaifuddin SH pun turun ke Desa Kajeksan, dimana merupakan salah satu desa terdampak, pada Selasa (20/11/2018) siang. H.Nur Ahmad Syaifuddin didampingi Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito, Camat Tulangan Abdul Wahab dan Kepala Desa Kajeksan Lilik Sufiyati, melihat beberapa rumah warga yang atapnya roboh. Dari kondisi tersebut, Wabup meminta BPBD Sidoarjo untuk mendata secara konkrit kerusakan akibat bencana tersebut. Wabup berharap penanganan bencana tersebut, dapat segera terselesaikan. “Kita berharap penanganannya bisa cepat dilakukan agar warga dapat beraktifitas seperti sedia kala,” jelas Wabup. Sementara itu malam sebelumnya, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH MHum juga langsung melihat lokasi terdampak. Saat dialog dengan warga, bupati berdoa agar tidak ada lagi bencana susulan. “Mudah-mudahan setelah ini tidak ada bencana lagi, tidak ada musibah lagi, aamiin, aamiin ya robbal alamin,”doa bupati yang diamini seluruh yang warga. (Abidin)

Gelar Reses, Damroni Siap Perjuangkan Pelaku UMKM
TULANGAN (kabarsidoarjo.com)- Kepedulian akan perekonomian masyarakat UKM di Tulangan, ditunjukkan Damroni Chudlori anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo, dengan siap mengawal para pelaku UKM mendapat pinjaman dana bergulir dari Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo. Kesiapan ini dilontarkan Damroni Chudlori, di hadapan ratusan konstituennya saat menggelar Jasmas, Selasa (20/11/2018). “Silahkan dikordinir para pelaku usaha yang ada, nanti bareng-bareng kita ke Dinas koperasi untul sekalian mengisi formulir dan mendapatkan penjelasan,” ujar Damroni. Masih menurut Damroni, pinjaman bergulir ini nantinya akan dapat membantu usaha masyarakat, dengan bunga yang sangat ringan. Meskipun melalui survey dulu, tapi jika memang pengajuannya dibuktikan dengan bidang usaha yang jelas, maka dirinya akan mengawal sampai pencairan. “Kita akan kawal sampai bapak ibu mendapatkan persetujuan,” ulas Damroni.
Mendapatkan kesiapan ini, undangan yang hadir terlihat sumringah dan siap mengikuti arahan soal pinjaman tersebut. Sementara itu selain siap memperjuangkan bantuan dana bergulir UKM, pada Jasmas ini banyak juga keluhan yang disampaikan kepada Damroni soal nasib GTT dan PTT yang belum jelas. Banyak dari GTT yang hadir ini, mengeluhkan belum adanya kejelasan nasib mereka utamanya soal menjadi pegawai negeri sipil. (Abidin)

Mohon tanggapan dari PDAM sidoarjo... kualitas air nya sangat buruk sekali

Bupati Sidoarjo Instruksikan BPBD Segera Dirikan Posko Bencana Puting Beliung
Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.Hum saat meninjau langsung lokasi bencana angin puting beliung di Desa Kajeksan, Kecamatan Tulangan. TULANGAN (beritasidoarjo.com) Bencana angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Tulangan tidak hanya memporak porandakan rumah warga di Desa Kemantren, Kajeksan dan Desa Kepunten saja. Akan tetapi juga memporak porandakan rumah warga di Desa Griting, Grabagan, Singopadu, Kepuh Kemiri, Kepadangan dan Desa Tlasih dengan jumlah sekitar 465 rumah yang mengalami kerusakan. Kerusakan rumah warga terbanyak akibat bencana angin puting beliung itu terjadi di Desa Kajeksan, yaitu sekitar 372 rumah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo yang dibantu Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sidoarjo langsung terjun ke lokasi beberapa saat setelah kejadian. Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.Hum melihat langsung kondisi warganya menyampaikan keprihatinannya akan musibah bencana angin puting beliung yang menimpa 9 desa di Kecamatan Tulangan tersebut, Senin (19/11/2018) malam. Orang nomer satu di Kabupaten Sidoarjo itu langsung memerintahkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo untuk mendata secara konkrit kerusakan akibat bencana alam tersebut. Ia juga memerintahkan BPBD Kabupaten Sidoarjo untuk mendirikan posko bencana agar dapat digunakan warga menyampaikan keluhan dan penanganan bencana dapat segera terselesaikan sehingga warga dapat beraktifitas seperti sedia kala. “Mudah-mudahan setelah ini tidak ada bencana lagi, tidak ada musibah lagi," sampainya. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo Dwijo Prawito mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti instruksi Bupati Sidoarjo dengan mendirikan pos bencana di Balai Desa Kajeksan. "Kami sudah berkoordinasi dengan kepala Desa Kajeksan," ungkapnya. Dijelaskan oleh Dwijo Prawito bahwa posko tersebut akan melibatkan beberapa perangkat desa yang terdampak bencana dengan membentuk panitia khusus, seperti panitia yang khusus ditugaskan untuk menerima bantuan maupun panitia yang khusus melakukan pendataan rumah serta panitia yang bertugas untuk mengupdate informasi. Ia juga menjelaskan bahwa Selasa besok (hari ini,red) akan dilakukan pendataan ulang kerusakan rumah warga dan fisilitas umum lainya akibat terjangan angin puting beliung. Pendataan tersebut meliputi kebutuhan material yang diperlukan untuk membangun kembali rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut. "Selanjutnya, kami bersama warga akan melakukan kerja bakti untuk memperbaiki kerusakan," jelasnya. Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Sidoarjo bahwa total kerusakan rumah akibat bencana angin puting beliung, yaitu sekitar 372 rumah warga di Desa Kajeksan, 26 rumah di Desa Kemantren, 11 rumah di Desa Griting, 22 rumah di Desa Kepunten, 8 rumah di Desa Grabagan, 7 rumah di Desa Singopadu, 11 rumah di Desa Kepuh Kemiri, 1 rumah di Desa Kepadangan dan 7 rumah di Desa Tlasih. (imams/kominfo)

Puluhan Rumah Rusak Disapu Puting Beliung
TULANGAN (kabarsidoarjo.com)- Puluhan rumah di Desa Kemantren, Kajeksan, dan Desa Kepunten Kecamatan Tulangan, rusak akibat diterjang angin puting beliung Senin sore . Angin disertai hujan lebat ini, menyapu atap rumah warga dan merusak sebagian bangunan rumah. Dari data BPBD Kabupaten Sidoarjo, tidaknada korban jiwa dalam kejadian ini. BPBD Sidoarjo berkoordinasi dengan Masyarakat, dan pemerintah desa setempat, secara swadaya melakukan pembersihan sisa bencana. Menurut keterangan dari Kepala Desa Kajeksan Lilik Sufiyati, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Menurutnya, hasil hitungan sementara, ada lebih dari 70 rumah warga terimbas angin tersebut. "Di desa kami sebnyak 70 rumah warga yang rusak karena puting beliung," terangnya saat di lokasi, Senin (19/11/2018). Pihaknya saat ini sedang melakukan inventarisir rumah warga yang rusak , pihaknya berjanji bakal megupayakan bantuan untuk warga kepada pihak Pemkab Sidoarjo. "Saat ini kami sedang lakukan pendataan terkait kerusakan pasca kejadian angin puting beliuang ini. Bentuk sumbangan nantinya tergantung bentuk kerusakannya. Apakah dalam kategori rusak berat, sedang atau ringan," tambahnya. Sementara itu Kapolresta Sidoarjo AKBP Zain Dwi Nugroho yang datang ke lokasi bencana mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan medis serta sembako dan mie instan. "Untuk sementara, bantuan berupa mie instan dan sembako kami salurkan, serta obat-obatan untuk warga, "terangnya.(Abidin)

Pembukaan Muktamar XXI IPM Sedikit Diwarnai Insiden
SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo membuka secara resmi Muktamar XXl Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Kampus Umsida Sidoarjo, Senin (19/11/2018). Foto istimewa Namun saat akan turun podium, ada empat peserta berniat membentangkan poster di depan presiden. Spanduk yang dibentangkan oleh empat diduga dari perwakilan Sulawesi itu salah satunya bertuliskan ‘Mekarkan Luwuk Tengah’. Untungnya sebelum sempurna mereka membentangkan beberapa spanduk itu, keempat peserta lansung diamankan oleh Paspampres dan digiring ke Gedung Kampus Umsida. Beberapa spanduk yang dibawa emapat peserta itu juga dirobek-robek oleh petugas keamanan. Presiden RI Jokowi ke Umsida Sidoarjo dalam rangka menghadiri pembukaan Muktamar XXI IPM dengan tema “Meneguhkan Karya Nyata, Mendorong Generasi Berkemajuan”. (Red)

Tol waru arah sidoarjo macet sejak sebelum pintu masuk

Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Kecamatan Tulangan
Rumah warga terlihat porak poranda akibat diterjang angin puting beliung. TULANGAN (beritasidoarjo.com) Hujan lebat disertai dengan angina kencang menerjang puluhan rumah di Desa Kemantren, Kajeksan dan Desa Kepunten Kecamatan Tulangan, Senin (19/11/2018). Kepala Desa (Kades) Kajeksan Lilik Sufiyati mengatakan bahwa terjangan angin puting beliung itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB yang menyebabkan sekitar 70 rumah warga mengalami kerusakan ringan dan parah. "Saat ini ada sekitar 70 warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung," katanya. Namun demikian pihaknya terus melakukan pemantauan dan menerima informasi dari masyarakat, jika ada rumah warga yang belum terdata akibat diterjang angin puting beliung. Ia juga berjanji bakal mengupayakan bantuan bagi warga yang terkena musibah bencana angin puting beliung ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. "Saat ini kami sedang lakukan pendataan terkait kerusakan pasca kejadian angin puting beliuang ini. Bentuk sumbangan nantinya tergantung bentuk kerusakannya. Apakah dalam kategori rusak berat, sedang atau ringan," tambahnya. Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo AKBP Zain Dwi Nugroho yang meninjau langsung ke lokasi bencana angin puting beliung mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan bantuan medis dan sembako kepada masyarakat. "Untuk sementara, kami memberikan bantuan sembako dan obat-obatan untuk warga," ungkapnya. Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo bahwa tidak ada korban jiwa yang disebabkan oleh terjangan angin puting beliung tersebut. BPBD Kabupaten Sidoarjo bersama dengan wasyarakat dan pemerintah desa setempat secara bergotong royong melakukan pembersihan sisa-sisa bencana angin puting beliung. (imams)

R1 melintas dari pintu keluar tol sidoarjo

Bantu Pendidikan, Caleg DPR RI Bagikan Kartu Pintar
SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Abraham Sridjaja Caleg DPR RI dari Partai Golkar, memiliki program pendidikan unik bagi warga Surabaya-Sidoarjo. Program pendidikan itu adalah 300.000 kartu pintar yang akan didistribusikan khusus masyarakat Surabaya dan Sidoarjo. Abraham Sridjaja Kartu pintar ini adalah bimbingan belajar Online gratis untuk siswa siswi sekolah dan untuk latihan tryout CPNS, TNI/POLRI, dan lain-lain. “Ini adalah terobosan baru, jadi bukan janji yang kami obral, melainkan kerja nyata,” ujarnya saat ditemui di pelepasan Caleg DPR RI beberapa waktu lalu. Masih menurut Abraham, jadi atau tidak jadi anggota DPR, dengan kartu ini masyarakat dapat langsung merasakan dampak positif dari program-program yang dibuatnya. “Inilah bentuk komitmen awal kami untuk perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik,” kata Abraham. (Abidin)