Kritik

Mana bukti kali bontong di mormalisasi....!!!!jangan cuma PHP tok buktikan kerja nyatamu...jgn cuma omdong...rakyat perlu bukti bukan janji janji palsu....BUKTIKAN...BUKTIKAN...BUKTIKKAN..

Kami warga pengguna jalan kletek hingga medaeng sangat menyayangkan sikap pemkab sidoarjo dan BBPJN jawa timur yang terkesan membiarkan kemacetan yang selalu terjadi di sepanjang jalur ini karena tidak ada nya tindakan dan solusi dari pihak terkait bahkan saat ini disaat jam-jam sibuk sepeda motorpun tidak dapat bergerak sama sekali karena padatnya kendaraan di jalur ini , solusi yang akan kami ajukan sbb 1.harus adanya pembatasan jam operasional khususnya untuk truk roda enam keatas dilarang melintas jalur ini diatas jam 05.00-jam 09.00 dan jam 16.00-19.00 jadi dpt mengurangi volume kendaraan di jalur ini. 2.harus ada pelebaran botleneck khususnya jembatan sebelum lampu stopan kletek dr arah trosobo dan jembatan depan brimob medaeng dari arah kletek atàu sisi kiri jalan krn untuk jembatan depan brimob sisi kanan botleneck sudah di lebarkan, 3.pemkab dan pihàk terkait hrsnya mencari solusi jangka panjang misalnya dengan pembuatan jalan tol dengan bentuk flyover atau jalan layang di atas jalur ini atau mungkin bisa jalan bawah tanah dengan begitu kendaraan berat wajib masuk atau lewat jalan tol. 4.pembangunan frontage road dari waru-kletek juga bisa dilakukan di jalur ini dengan begitu antara kendaraan berat dan ringan mempunyai jalur terpisah,saya sangat yakin bila ada kemauan dari pihak terkait untuk mengatasi masalah ini pasti jalur ini dapat segera terbangun karena jalur frontage road ini bisa dibangun dengan melakukan penggusuran bangunan liar yang ada di sepanjang jalur ini misalnya bangunan liar yang berada di sisi sungai sepanjang jalur ini.dan untuk sisanya bisa dengan pembebasan lahan bagi bangunan yg bersertifikat. Jalur frontage road juga bisa memisahkan antara pemakai jalan umum dan pemakai jalan yang akan masuk ke jalur tol 5.pemkab bisa membuat jalan tembusan baru dari sukodono kearah bungur misalnya dari pasar puspo agro tembus ke terminal bungurasih dan berlanjut ke bundaran waru dengan adanya jalur ini maka warga yang tinggal di wilayah tengah seperti sukodono,masangan, sarirogo,wonoayu dapat melintasi jalur baru ini untuk menuju surabaya(waru) tanpa harus melalui jalan kletek dengan begitu dapat mengurangi volume kendaraan di jalan kletek.pemkab harus punya inovasi dengan melakukan penggusuran/pembebasan lahan untuk pembangunan jalan2 alternatif baru disamping untuk penyediaan infrastruktur jalan yang lebih baik dengan adanya penggusuran juga akan mengurangi kepadatan penduduk tumplek bleg di satu wilayah,hrsnya jalan kabupaten dan jalan lingkungan yang bisa menjadi jalan alternatif bisa dilakukan pelebaran jalan sekalipun harus melakukan penggusuran atau pembebasan lahan dengan begitu pembangunan di kabupaten ini dapat berkelanjutan karena wilayah sidoarjo dan krian punya potensi besar untuk lèbih bisa dikembangkan karena keberadaanya yg berada di tengah2 gerbangkertosusilo Dan satu usulan lagi kemacetan di bundaran waru khususnya untuk yg ke arah sidoarjo dari bundaran waru ada botleneck di gerbang masuk sidoarjo berupa taman ditengah jalan mohon itu dibongkar,dengan begitu kendaraan yg akan masuk ke gerbang sidoarjo tidak terjebak botleneck dan kedua botleneck bundaran waru arah medaeng jalan itu juga terlalu sempit maka pengendara banyak yg berebut di lintasan ini hrsnya ada pelebaran di jalan tikungannya

Sebagai merasa resah dg sikap pemerintah desa glagaharum, yang mana dalam 3 tahun ini, blom ada program yg nampak , apalagi dg sistem pemerintahan nya sudah di luar kode etik.tolong di amati secara akuntabel suapaya ada penyikapan. Pelayanan publik sering tutup, selaku kepada desa jarang inten.

Kepada yth ketua dan seluruh anggota dprd kabupaten sidoarjo , saya selaku warga desa panggreh kecamatan jabon kabupaten sidoarjo mau menanyakan untuk program prona sertifikat tanah masal di sinyalir telah terjadi pungli dari aparat desa setempat dengan rincian biaya prona sebesar 500 rb dan biaya perubahan hak waris sebesar 300 ribu mohon di tinjaklanjuti untuk inspeksi ke desa tersebut supaya kami tahu berapa besaran biaya yang sebenarnya dari pemerintah.

Lembaga pendidikan di sidoarjo ada yg dibawah naungan dinas pendidikan dan kemenag. Mohon, pemerintah daerah kab. Sidoarjo dan DPRD lebih proaktif dalam membina lembaga pendidikan yg berada dibawah naungan kemenag. Karna selama ini, yg lebih diperhatikan adalah lembaga pendidikan dibawah naungan dinas pendidikan

pendidikan: 1. Bagaimana caranya agar sekolah tidak ada pungutan

Bp. DEWAN YTH...... SATA MINTA TOLOONG KNPA SIDOARJO ADALAH KOTA SANTRI BERSINAR LAGI KNAPA KOK KARAOKENYA KOK TAMBAH TETUS...? DAN DIMNA-MNA KOK BANJIR TERUTAMA DI TOISOBO TAMAN BAGAIMANA SIDOARJO BISA BERSINAT BP/IBU ANGGOTA DEWAN.

RT @aries_widojoko: Sambut PORKAB pekan olah raga kabupaten Sidoarjo 18-27 nopember. Pertandingkan 28 cabang OR di 18 kecamatan. Diselengga…

Just posted a photo @ Taman - Sepanjang,Sidoarjo https://t.co/g6B10LEYPX

Siedex GOR Sidoarjo https://t.co/elaUMXUtO2