Mata Delta

Kepadatan kendaraan jalur gedangan sangat luar biasa n cenderung macet. Mhn agar segera dilanjut jalur frontage timur dan barat seperti surabaya yg sudah jadi. Disamping itu juga mhn dpt dibuat jalur tembus dari jalan Lingkar Timur - Juanda (supaya mengurangi jalur gedangan juga).

Tolong di perhatikan simpang tiga pis lantas brimob penyebab kemacetan di jalan waru- kletek dengan dalih 1.kedua jalan ini sering di gunakan sebagai jalan putar balik dan belokan 2.kami berharap dishub dan polantas melakukan rekayasa lalu lintas mengurai kemacetan yang sering terjadi dari waru hingga kletek atau arah sebaliknya 3.melakukan penutupan secara permanen pada simpang tiga ini karena seperti kita ketahui saat ini di jalan ketegan baru sedang ada pembangunan jembatan ketegan ke arah mako brimob dengan adanya pembangunan ini pertigaan pos lantas brimob ditutup sementara tapi hasilnya jln ini tidak macet lagi dan kami berharap ditutup permanen untuk memperlancar arus lalin , dan setelah pembangunan jembatan selesai dan penutupan sementara yg dilakukan selama ini dibuka kembali kemacetan pun terjadi lagi di jalur ini, 4.mengalihkan putar balik atau belok ke arah sepanjang baik pertigaan pos lantas simpang brimob atau pertigaan jln.imam bonjol(tepatnya mc donald geluran) ke pos lantas geluran sepanjang dengan pengaturan membagi ruang jalan untuk yg mau putar balik atau belok kearah sepanjang Mohon kiranya pihak2 terkait jangan tinggal diam, karena kemacetan di jalur Ini berimbas baik dr arah kletek atau waru

Saya selaku warga rt12 rw4 perum.bumi candi asri ngampelsari candi Sidoarjo, mohon bantuannya untuk pembangunan paving blok di RT kami. Mohon dijelaskan urutan pengajuan proposal agar bisa terealisasikan, terima kasih

Mohon untuk dewan dan pem kab sidoarjo dan camat krian pada khususnya beserta jajaran dibawahnya...kami sebagai warga sangat mengharap ada pembangunan berkelanjutan di wilayah krian, sekalipun sebagai kota kecil kami berharap adanya penataan jalanan kota agar terkesan indah dan tidak kumuh, kami sangat berharap ada perencanaan pembangunan yang inovative dimulai dari pembenahan jalan raya, kami yakin dengan penataan yang indah kota krian akan semakin menarik investasi dengan begitu taraf hidup warganya pun niscaya akan naik pula... 1.Kami mengusulkan penataan jalan dimulai dari zona simpang lima krian dengan sistem jalan kembar dikanan kirinya trotoar (dibawah trotoar ada jaringan saluran air) dan tengah nya median jalan ( titik merah pada gambar bisa direncanakan sebagai tahap awal) insert:contoh jalan kembar,kami rasa pemkab harus mampu mewujudkan ini selain APBD sidoarjo yg besar tentu dana CSR dr perusahaan2 besar di krian dan sekitarnya bisa dijadikan rujukan.dengan begitu progres pembangunan untuk tahun pertama bisa dimulai dari titik pusat simpanglima krian(dalam gambar bertitik merah) dan di tahun kedua dan seterusnya bisa direncanakan untuk bersambung secara berkala 2.dengan adanya sistem jalan baru kami harap selain dapat meningkatkan daya saing keindahan kota agar tidak kumuh juga dapat meningkatkan investasi di wilayah sekitarnya. Dan untuk PKL kami harap bisa direlokasi khususnya PKL yang ada di jalur rencana yg bertitik merah.. 3.kami sangat heran dengan APBD yang besar kemanakah dana itu habis,krn seperti kita ketahui pembangunan yg dilakukan pemkab sangat minim dan terkesan jalan ditempat, kita bisa lihat surabaya dengan APBD (2017) 8,5T sangat terlihat membangun kotanya di semua penjuru kotanya dan menjadikan surabaya sebagai kota tujuan investasi terbaik(karena seperti kita ketahui pembangunan di surabaya banyak yang mengadopsi dr usulan warga atau dari berbagai kalangan dengan menyaring berbagai usulan terciptalah inovasi2 baru), sedang sidoarjo dengan APBD(2017) 4,9T bisa dikatakan selisih sedikit dengan surabaya paling tidak harusnya bisa melakukan pembangunan setengahnya dari surabaya lah , tapi kenyataannya terkesan pembangunan di sidoarjo jalan ditempat perencanaan pun sangat minim dan kurang inovatif bahkan usulan dr warga atau dari berbagai kalangan yg punya gambaran2 inovasi untuk kemajuan kota pun tidak dijadikan rujukan atau dianggap angin lalu ..kami sangat curiga ada praktek anggaran pembangunan fiktif dikota ini karena memang tidak terlihatnya pembangunan di kota ini, pembangunan kecil2 yg terlihat mungkin lebih dilakukan developer property di lingkungannya masing2