Pencarian
Pembangunan SPBU Buduran Tetap Dilanjutkan
Komisi A Akan Mempertanyakan Dasar Pembangunan SPBU Itu
Rekomendasi Komisi A DPRD Sidoarjo yang minta penghentian pembangunan SPBU Jalan Raya Buduran,Desa Banjar Kemantren,Kecamatan Buduran,tak digubris.
Saat rapat terakhir yang digelar Komisi A dengan sejumlah satuan kerja (satker),di antaranya Satpol PP,Dinas Perhubungan, Dinas Pengairan dan Bappekab,Pemkab diminta menghentikan pembangunan SPBU itu. Dewan juga meminta agar pengelola SPBU menyelesaikan revisi izin pada dinas terkait.” Kenyataannya di lapangan, pembangunan SPBU itu jalan terus sampai sekarang.
Kok bisa begitu, apa revisi izinnya sudah kelar dalam dua hari,”ujar Ketua Komisi A Mundzir Dwi Ilmiawan,kemarin. Atas tindakan ini, Komisi A akan kembali memanggil dinas terkait. Sebab,saat ini menjadi pertanyaan besar,mengapa begitu mudah Pemkab mencabut papan pengumuman penghentian pembangunan SPBU itu.
Sekretaris Komisi A Adhi Samsetyo menambahkan, dalam rapat terakhir dengan satker, pejabat Satpol PP yang hadir dalam rapat itu diperoleh keterangan,pencabutan papan pengumuman penghentian pembangunan SPBU karena pengelola SPBU sudah mengajukan revisi izin. Sehingga, Pemkab memberi izin lagi kepada pihak SPBU untuk melanjutkan pembangunan.
”Harusnya menunggu revisi izinnya turun,baru boleh dilanjutkan pembangunan SPBU itu. Kokenak,baru mengajukan izin revisi sudah boleh membangun.Kejadian ini, akan menjadi preseden buruk atas perizinan di Sidoarjo,” papar Adhi Samsetyo. Adhi menambahkan, sejak awal saat diundang dengar pendapat (hearing) dengan Komisi A, pemilik SPBU tidak pernah datang. Bahkan,Komisi A sudah memanggil pemilik SPBU hingga lima kali namun selalu mangkir.
Pengamatan di lapangan, pembangunan proyek SPBU itu terus berlangsung hingga kemarin. Sayangnya, Adnan Kasogi pemilik SPBU tidak bisa dikonfirmasi terkait masalah ini.Salah satu pekerja proyek SPBU mengaku, pembangunan SPBU hanya distop oleh Pemkab selama dua hari. ”Revisi izinnya sudah diurus,” ucapnya singkat.
Kasi Pengawasan dan Penertiban Bangunan Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang,Juniyanti R,saat dihubungi menyarankan agar langsung konfirmasi ke Kabid Pengawasan Bangunan Dinas PU Cipta Karya Asfandi. Namun saat akan dikonfirmasi siang kemarin,Asfandi tidak ada di kantornya.”Maaf saya tidak berani memberi nomor HP pimpinan,” ujar salah satu staf Bidang Pengawasan Bangunan PU Cipta Karya.



























