Pencarian
Pemkab Siap Realisasikan Beras untuk Fakir
Bagian Administrasi Kesejahteraan dan Kemasyarakatan Setda Pemkab Sidoarjo menyambut usulan program beras untuk fakir (raskir). Usulan yang dikemukakan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Machmud itu dinilai bisa diterapkan untuk program ke depan.
“Saya kira usulan itu bagus, karena fakir miskin memang menjadi tanggung jawab negara,” ujar Ilhamuddin, Kabag Administrasi Kesra dan Kesmas Setda Kabupaten Sidoarjo, Ilhamuddin, kemarin (16/8). erupakan pengembangan dari program beras untuk rakyat miskin (raskin) jadi dilaksanakan, pihaknya siap memberikan data berapa fakir yang layak mendapatkan beras gratis tersebut.
“Kita siap melakukan pemilahan data dari penerima raskin yang selama ini sudah terdata. Karena dari penerima raskin selama ini tentunya ada yang benar-benar dari kalangan fakir,” urainya.
Selain seleksi, kriteria penerima raskin juga akan ditentukan. Misalnya dengan mempertimbangkan usia, status yang bersangkutan, dan sebagainya. Ilhamuddin menambahkan, sebenarnya selama ini Pemkab Sidoarjo sudah mempunyai program jaminan bagi kaum fakir yang sudah lanjut usia.
Yaitu lewat program jaminan sosial lanjut usia. Di mana mereka yang berusia lebih dari 70 tahun dan tidak punya penghasilan mendapatkan bantuan Rp 300 ribu perbulan.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi D Machmud mengusulkan agar ke depan Pemkab Sidoarjo menggratiskan bantuan beras untuk fakir lewat program raskir. Pemkab memang sudah punya program raskin, tapi itu masih bersifat beras murah. “Pengadaan beras untuk fakir ini sudah diterapkan di Blitar. Itu saya ketahui saat melakukan kunjungan kerja,” ujar Machmud.
(Sumber : Koran Radar Surabaya “rud”)
































