Pimpinan dan Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD Kab. Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435H Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Pungutan Parkir Samsat Krian Dihentikan

1 comment

Sidoarjo, Bhirawa

Pungutan parkir kendaraan bermotor di Kantor Samsat  Krian akhirnya dihentikan, Senin (19/9), karena tidak punya rujukan kuat. Menyusul keputusan Kadis Pendapatan (Dispenda) Jatim Drs Ec AA Gde Raka Wija melalui surat nomor 970/30489/120.22/2011 perihal penghentian pungutan parkir.

Surat tertanggal 17 September 2011 itu ditujukan ke Kanit Pelaksana Teknis (UPT) Dispenda Jatim di Sidoarjo. Sesuai surat yang ditandatangani Kadispenda Jatim, pungutan parkir di Samsat Krian tidak sesuai dengan penekanan Sekda Prov Jatim.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Tarkit Erdianto

Surat tertanggal S April 2011 nomor 970/10130/120.22/2011dalam ketentuan nomor 6 yakni kantor kantor Pemerintah Daerah dan KB Samsat yang merupakan fasilitas pemerintah agar dibebaskan dari pungutan retribusi parkir.

Kami koordinasi dengan Dishub untuk menambah petugas parkir di Samsat Krian,” tutur Kepala UPT Dispenda Jatim di Sidoarjo, Wasis, Senin (19/9).  Pihaknya sudah menemui pengelola parkir di Samsat Krian, Rodiyan. Dalam pembicaraan itu tidak ada kontrak dengan Dispenda Jatim. Mereka mengatakan ada andil dalam pembangunan Samsat di Krian. Mulai pembangunan pagar sampai bersih-bersih, ungkapnya.

Kemana larinya uang pungutan parkir mengingat dalam karcis itu ada logo Jasa Raharja, Pemprov Jatim dan Polri?   “Itu yang saya tidak tahu. Saya menjabat di UPT Sidoarjo sejak Agustus kemarin,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Sidoarjo AKP Ahrie Sonta, menjelaskan pihaknya akan mengawasi terus pungutan parkir di wilayahnya. “Kami terus mengawasi kalau sampai ada pungutan akan kami koordinasikan dengan Reskrim karena sudah menyangkut masalah pidana, tutur Ahrie Sonta.

Selama ini lahan parkir Kantor Bersama  Samsat Krian, menarik parkir kendaraan kepada sejumlah kendaraan.  Penarikan parkir senilai Rp1.000 untuk motor itu sebenarnya dikeluhkan pembayar pajak dan masyarakat yang membayar pungutan parkir berlangganan.

Pasalnya, di lingkungan Samsat Sidoarjo pungutan parkir sudah tidak diberlakukan lagi alias gratis. Karcis bertuliskan karcis parkir areal Samsat Krian Sidoarjo, tidak ada lambang Pemkab Sidoarjo.

Kendaraan roda dua Rp1.000 tertera lambang Pemprov Jatim, Polri dan Jasa Raharja. Di karcis warna hijau pada bagian bawah juga tertulis hilang/rusak diluar tanggung jawab kami.

“Di kandang sendiri malah ditarik parkir,” tutur  Deddy, pemilik kendaraan.   Seharusnya parkir di Samsat Krian disamakan dengan Samsat Sidoarjo yang sudah tidak dipungut parkir. Apalagi seluruh warga Sidoarjo sudah membayar parkir berlangganan bersamaan membayar pajak kendaraan tapi tetap ditarik parkir.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Tarkit Erdianto meminta Pemkab  bertindak cepat karena lokasi itu adalah area parkir berlangganan. “Fraksi PDIP sudah berkali-kali menentang pemberlakuan parkir berlangganan. Nyatanya, pungutan parkir itu dilakukan di area pungutan parkir berlangganan,” ungkapnya, Rabu (14/9).

Sedang Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DPPKA) Djoko Sartono, menjelaskan Sidoarjo tetap mendapat bagian dari pendapatan parkir di Samsat Krian. Namun berapa nilainya, ia mengaku lupa. Yang jelas Sidoarjo mendapat bagian untuk nilainya saya harus melihatnya, ungkapnya. [hds]


  1. miftakhul mualimin

    tolong juga di area parkir berlangganan di wilayah krian termasuk daerah sekitar pasar. terpampang parkir berlangganan, tapi nyatanya sampai sekarang masih saja di tarik Rp. 1000 tiap parkirnya. saya msh ingt sewaktu memberikan penyuluhan di kantor kecamatan dahulu bahwasanya akan di terjunkan petugas di tiap titik lahan parkir berlangganan untuk menegur tukang parkir yang masih memungut biaya parkir di area parkir berlangganan. akan tetapi pada kenyataannya sampai skrg pun msh berlangsung penarikan parkir.

Beri Komentar