Terapkan 3R untuk Pengolahan Sampah

Tidak Berhenti Usai SBHKOTA-Lomba kebersihan bertajuk Sidoarjo Bersih dan Hijau (SBH) merupakan salah satu sarana untuk sosialisasi kebersihan dan penghijauan. Demi menuju Sidoarjo Zero Waste, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Sidoarjo tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk mengelola sampah dengan bijak.Kepala DKP Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan, pengolahan sampah sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 28. Isinya antara lain setiap orang wajib mengurangi dan mengolah sampah dengan cara berwawasan lingkungan.“Jadi, bagaimana caranya jangan sampai sampah itu merusak lingkungan, baik dari sisi kesehatan maupun sisi estetika,” ujarnya kemarin (26/1). Saat pembinaan peserta SBH di 18 kecamatan, tim SBH selalu menekankan bahwa cara paling ampuh untuk mengurangi penumpukan sampah adalah dengan 3R (reduce, reuse, recycle).Masyarakat bisa mengurangi (reduce) sampah yang sulit terurai seperti kantong plastik dengan tas kain. Masyarakat juga bisa menggunakan kembali (reuse) beberapa barang seperti botol minuman plastik. Yang tidak kalah penting adalah mendaur ulang (recycle) sampah. Bahkan, beberapa jenis sampah bisa didaur ulang menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis.Amig menambahkan, 3R ini bisa dimulai dari tingkat rumah tangga. “Kalau benar-benar diterapkan, Sidoarjo bisa zero waste, karena sampah yang dibuang ke TPA bisa sangat minim, atau bahkan tidak ada,” kata Amig. Amig berharap, usai kegiatan SBH, semangat masyarakat untuk melaksanakan 3R masih tetap ada. Bahkan, mereka bisa menularkannya ke lingkungan sekitar sehingga bisa tercipta Sidoarjo yang bersih dan hijau. (nis/rek)

recent tags

anggota dewan