Lima SKPD Dinilai Kurang Maksimal

KOTA - Rencana Bupati Saiful Ilah merotasi sejumlah pejabat eselon dua didukung Fraksi PKB DPRD Sidoarjo. Ketua Fraksi PKB Ahmad Amir Aslichin menyebut setidaknya ada lima pejabat eselon dua yang kinerjanya kurang maksimal.

“Pejabat eselon dua (setingkat kepala dinas) seharusnya memiliki inovasi untuk mengembangkan instansinya sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat,” kata Aslichin kemarin.

Menurut dia, para pejabat tersebut kurang bisa berkontribusi di posisi yang sekarang. Sehingga, SKPD maupun staf yang dipimpinnya tidak bisa berkembang. Tak ada inovasi. “Tidak ada perbaikan maupun terobosan. Biasa-biasa saja,” ujar Aslichin yang enggan menyebut nama-nama pejabat eselon dua yang dia maksud. Menurut dia, rotasi yang direncanakan Bupati Saiful Ilah cukup beralasan.

Selain sebagai bentuk penyegaran birokrasi, diharapkan jabatan strategis di SKPD diduduki orang yang berkompeten. “Kami juga menunggu hasil perubahan SKPD yang masih dalam pembahasan,” ucap ketua Komisi C ini.

Politisi PKB lainnya, Abdillah Nasikh, menambahkan, rotasi pejabat eselon dua sangat penting. Dia menganggap sejumlah pejabat SKPD merasa nyaman sehingga minim inovasi.

“Zona nyaman itu berbahaya karena tidak ada kreativitas untuk meningkatkan kinerja,” ujarnya.

Anggota Komisi C ini juga berpendapat, pejabat yang tidak bisa berkontribusi hendaknya dipindah. Posisi tersebut hendaknya diisi oleh pejabat lain memiliki kapabilitas.

“Jangan asal jabat, tapi tidak bisa menyuguhkan kinerja yang maksimal,” katanya. (vga/rek)

recent tags

anggota dewan