Warga Resah Pembangunan Rumah Tanfidz, Kades Sawotratap Temui Dewan

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Keberadaan rumah tinggal di Jl Roon No 26 rt 06 Rw 08 komplek perumahan Harapan baru desa Sawotratap menjadi polemik bagi masyarakat sekitar.

Pasalnya, rumah milik Imam Trikora Untarso yang bangunannya sudah 40 persen dan awalnya peruntukannya rumah tinggal, akan digunakan untuk Tanfidz atau pembelajaran al Qur’an untuk warga luar desa.

memicu penolakan warga, dan meminta pembangunan rumah tersebut dihentikan.

Agar persoalannya tidak semakin runyam, Sanuri Kepala Desa Sawotratap bersama perangkat, meminta masukan dari komisi A DPRD Sidoarjo bersama Depag Sidoarjo, melalui hearing, Selasa (20/12/2016).

“Kita mencari solusi yang terbaik, agar ketenangan masyarakat di Desa Sawotratap tetap terjaga,” ujar Sanuri.

Pada hearing yang digelar di ruang rapat komisi ini, diketahui rumah itu memiliki tujuh kamar mandi dan beberapa kamar tidur.

“Jumlah kamar mandi ini yang membuat warga resah, karena disinyalir menjadi kumpulan orang dari luar desa,” tegas Imam Hambali Mudin Desa Sawotratap mendampingi Kades saat hearing.

Pada hearing yang dipimpin H. Saiful Ma’ali sekretaris komisi A, beberapa anggota komisi A memberikan argument terkait aturan IM. dan hak bermasyarakat.

Bahkan H.Kusman wakil ketua komisi A sempat berdebat sengit dengan kepala desa Sawotratap, akibat Kades melebarkan persoalan ke arah kerusakan jalan yang diakibatkan pembangunan rumah itu.

Namun akhirnya, hearing ini bisa menarik beberapa kesimpulan dan keputusan.

Yakni pembangunan rumah tinggal milik Imam Trikora dilanjutkan hingga tuntas jika memiliki IMB

Jika nantinya ada kegiatan, maka pemilik bangunan harus melaporkan diri ke lingkungan.

“Namun jika kegiatan itu meresahkan, maka boleh dibubarkan,” tegas H.Saiful Ma’ali menutup rapat. (Abidin)

recent tags

anggota dewan