Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Sungkono Ingatkan Dampak Kesenjangan Sosial Dan Hukum

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- H.Sungkono Anggota MPR RI dari fraksi PAN, mendorong pemerintah untuk secara masif memberikan pemahaman wawasan kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, pada kurikulum pendidikan di sekolah sekolah yang ada. Hal ini disampaikan Sungkono, saat menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di wisma remaja dukuh Kupang Surabaya, Minggu (19/2/2017). “Kita akui ataupun tudak, siswa sekolah saat ini sedikit sekali memahami makna empat pilar wawasan kebangsaan. Karenanya, pemahaman tersebut perlu kembali dihidupkan, melalui kurikulum pendidikan yang ada,” jelas Sungkono di hadapan ratusan peserta sosialisasi. Sungkono menambahkan, saat ini tidak hanya para siswa, kebanyakan masyarakat umum masih kurang begitu faham, pentingnya menerapkan wawasan kebangsaan pada kehidupan sehari-hari. Padahal tujuan dari penguatan empat pilar ini, demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. “Dengan masyarakat tetap kondusif, maka persatuan Indonesia akan semakin kuat,” terang Sungkono. Selain pentingnya sosialisasi empat pilar, yang perlu dicermati dan segera dicarikan solusi tegas, adalah masalah kesenjangan sosial dan penegakan hukum yang belum berkeadilan. Pasalnya, jika kesenjangan sosial dan penegakan hukum masih terjadi antara si miskin dan si kaya , maka akan menjadi jalan masuk faham faham yang bisa memecah persatuan bangsa. “Hukum dan keadilan sosial, harus sejajar penerapannya kepada siapapun. Jangan sampai ada ketimpangan hukum di masyarakat, karena akan menjadikan keresahan,” ulasnya. Masih menurut politisi Dapil Sidoarjo -Surabaya ini, dengan semakin tipisnya kesenjangan sosial dan kesenjangan hukum itu, maka keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang tertuang dalam Pancasila, akan bisa terpenuhi. “Semakin kecil kesenjangan sosial itu, maka semakin sedikit kemiskinan di masyarakat kita. Dan imbasnya masyarakat tidak akan termakan oleh ajaran kiri yang bisa merusak sendi sendi bernegara kita, ” tutup Sungkono. (Abidin)

recent tags

anggota dewan