Cita-Cita Mulia Pendiri RSI Siti Hajar Jangan Dilupakan

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ketua PC Muslimat Kabupaten Sidoarjo Hj Ainun Jariyah, mengingatkan kepada keluarga besar RSI Siti Hajar, untuk tidak sekali kali melupakan jasa para srikandi Muslimat NU. Pasalnya, berkat kerja keras dan jerih payah para Srikandi muslimat dalam mendirikan RSI Siti Hajar sejak tahun 1963 silam, maka hingga hari ini Rumah Sakit ini tetap berdiri. Hal ini dilontarkan Ainun, saat memberikan sambutannya selaku ketua organisasi yang menaungi RSI Siti Hajar. “Bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghargai jasa pendirinya. Karenanya, menginjak usia yang cukup matang yakni 54 tahun, kita harus tetap mengingat para pendiri RSI Siti Hajar yakni para Srikandi Muslimat,” ujar Ainun. Ainun juga menjabarkan, sebagai embrio cikal bakal berdirinya RSI Siti Hajar, Muslimat melalui BKIA pada tahun 23 Pebruari 1963 lalu, memberikan layanan kesehatan untuk membantu warga Nahdliyin. “Setelah berbagai perjuangan, akhirnya BKIA itu berubah menjadi RSI Siti Hajar hingga saat ini,” ungkap Ainun Jariyah. Masih menurut Ainun yang juga anggota DPRD Sidoarjo dari FPKB ini, dengan usia rumah sakit yang sudah berusia 54 tahun, maka Siti Hajar harus semakin maju dan profesional dalam memberikan pelayanan. Ditunjang dengan cita cita para pendiri, bahwa RSI Siti Hajar ini untuk kemaslakhatan Ummat, maka Siti Hajar harus mengedepankan kepentingan masyarakat disamping income. “Tebar senyum untuk para pasien, karena itulah niatan kita untuk berkhidmat kepada ummat. Jika sudah diniati keikhalasan itu, maka secara otomatis, rumah sakit ini akan semakin menjadi besar,” tutup Ainun Jariyah. (Abidin)

recent tags

anggota dewan