Arzety Sepakat Wawasan Kebangsaan Masuk Kurikukum Pendidikan Nasional

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Arzety Bilbina anggota FPKB MPR RI, kembali mengingatkan kader PKB untuk memperkuat wawasan kebangsaan dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Pasalnya, dengan kuatnya wawasan kebangsaan ini, maka keutuhan bangsa Indonesia akan tetap terjaga. Sosialisasi empat pilar Hal ini dilontarkan Arzety, saat pelaksaan sosialisasi empat pilar bersama kader PKB se Kecamatan Gedangan. “Harapan dari DPR sendiri, FPKB sebagi kepanjangan tangan harus terus menerus mengajak masyarakat untuk selalu memegang teguh pancasila sebagai ideologi bangsa. Sedikit saja kita cuek dengan ideologi kita Pancasila, maka selesai sudah persatuan kita,” jelas Arzety. Arzety menambahkan, saat ini antar sesama anak bangsa, sudah saling menghujat tanpa ada rasa sungkan. Sedangkan orang yang memiliki kepentingan, akan bertepuk tangan dengan kejadian itu. “Kita tidak ingin bangsa ini terpecah belah karena kepentingan orang asing. Untuk itu,penguatan wawasan kebangsaan ini mutlak harus diberikan,” jelas Arzety. Soal sosialisasi wawasan kebangsaan pasca reformasi, Arzety melihat perlu diberikan wawasan kebangsaan kepada anak anak muda Ini nantinya, agar anak anak muda ini mampu menciptakan kondisi yang kuat untuk mewujdukan cita cita pendiri bangsa. “Kita yakin NU sangat mendukung pemerintah sesuai empat pilar yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI,” tegas Arzety. Sementara itu bicara soal pendidikan, Arzety sangat setuju jika empat pilar wawasan kebangsaan masuk dalam kurikulum pendidikan nasional. Pasalnya, jika hanya mengacu pada sosilisasi yang dilakukan oleh anggota DPR / MPR yang hanya 500 an anggota, maka tidak bisa maksimal sosialisasi itu. “Dengan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan, maka sosialisasi ini akan bisa menyeluruh. Jika dulu ada pelajaran PMP, maka memang saat ini harus kembali disosialisasikan lagi,” ujar Arzety. Wakil ketua DPC PKB Yang juga Wabup H.Nur Ahmad Syaifuddin yang turut menghadiri sosialisasi ini memberikan apresiasi bahwa kegiatan sosial empat pilar merupakan upaya penguatan kebangsaan. “Empat pilar adalah santapan sehari hari warga NU dan PKB, dan memang warga Nahdliyin tidak ada yang menolak empat pilar ini. Sejak kita lahir, sudah diberikan masukan oleh orang tua dan guru,bahwa kita menerima ideologi pancasila yang juga pencetusnya adalah sesepuh NU pendiri bangsa,” ujar Nur Ahmad. (Abidin)

recent tags

anggota dewan