Angkat Derajat Perempuan, Ketua Garnita Siap Jadi Caleg 2019

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Menjadi ketua gerakan wanita (Garnita) DPD Partai Nasdem Kabupaten Sidoarjo, membuat komitmen Robi’ah Adawiyah S. Sos, untuk memperjuangan hak wanita di Kabupaten Sidoarjo semakin kuat. Apalagi, keberadaan organisasi khusus wanita sebagai sayap Partai Nasdem ini, bertujuan untuk memperjuangkan nasib dan arah perjuangan wanita di Indonesia, untuk ikut ambil bagian dalam agenda Restorasi Indonesia. Robi'ah Adawiyah S. Sos, “Perjuangan ini, khususnya dalam bidang pemberdayaan dan perjuangan kaum perempuan,” ujar Dawiyah saat ditemui di kantor DPD Partai Nasdem Sidoarjo. Masih menurut Dawiyah, saat ini peran aktif dan kinerja perempuan dalam setiap jenjang pembangunan di Sidoarjo, mutlak sangat dibutuhkan. “Peran aktif itu bisa di berbagai bidang. Baik politik, maupun sosial kemasyarakatan,” ungkapnya. Perempuan kelahiran asli Sidoarjo 17 Desember 1990 silam ini sendiri, sebelum bergabung dengan partai Nasdem dan dipercaya menjadi ketua Garnita, mengawali kariernya dengan cukup unik. Diawali sebagai Master Of Ceremony acara konsolidasi partai Nasdem, Dawiyah merasa ada kesamaan hati dan fikiran dengan partai besutan Surya Paloh ini. “Dari sinilah niat untuk lebih mengenal dan terjun langsung sebagai kader timbul. Karena saya melihat, ada kesamaan hati dan fikiran, antara saya dengan Partai Nasdem,” jelasnya. Tidak tanggung-tanggung, awal karier di partai, Dawiyah dipercaya menjabat sebagai ketua liga mahasiswa DPD Partai Nasdem Sidoarjo. Dari jabatan awal ini, Dawiyah melesat menunjukkan dedikasi dan loyalitasnya di partai, dan kini dipercaya sebagai ketua Gerakan Wanita (Garnita) DPD Partai Nasdem Sidoarjo. Siap Jadi Caleg Sementara itu berbicara soal karier politik dan Menyongsong Pemilu 2019 nanti, Dawiyah menyatakan siap menjadi Caleg dari Partai Nasdem untuk Dapil Sidoarjo IV (Wonoayu,Tulangan, Sukodono). “Saya siap mencalonkan diri pada Pilleg 2019 mendatang. Ini bukan semata mata untuk mencari ketenaran, namun ini adalah perjuangan untuk meningkatkan peran serta perempuan di bidang pembangunan,” ujar Dawiyah. Dawiyah menegaskan, Kenapa harus lebih banyak Caleg perempuan yang mesti duduk diparlemen ?, Karena menurut mantan aktifis HMI ini, dengan perempuan duduk di Parlemen, maka perempuan bisa berjuang untuk negara dan kesejahteraan kaum perempuan. “Karena perempuan merupakan kelompok rentan, yang sering menjadi obyek kekerasan, penganiayaan, dan pencabulan. Untuk itu, sudah saatnya perempuan lebih banyak berkiprah di Parlemen,” tutupnya. (Abidin)

recent tags

anggota dewan