Konflik DPRD, Cak Nur Yakin Akan Berakhir Baik

kota (sidoarjonews)- Dinamika politik di dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) buntut ” kocok ulang AKD” beberapa waktu lalu, mengundang komentar wakil bupati Nur Ahmad Syaifuddin.Wakil bupati yang akrab dipanggil cak Nur ini, berharap konflik di lembaga DPRD bisa selesai dengan kedepankan kepentingan masyarakat luas. ” Saya yakin teman teman di dewan  masih tetap nengedepankan kepentingan masyarakat yang lebih besar, saya kenal mereka orang yang baik dan  saya optimis nanti endingnya akan baik ,” cetus cak Nur , kamis (9/3). Menurutnya, soal AKD mampu   diselesaikan oleh fraksi fraksi yang ada di dewan.Langkah saat ini , menurut cak Nur diawali dengan melakukan konsultasi ke provinsi. ”  Silahkan konsultasi dengan segera ke Propinsi  biar ada titik terang terhadap keabsahan pembentukan AKD. Semangat semua regulasi saat ini lebih mengarah kepada kebersamaan, sinergitas dan ekualitas, semangat ini harus ditangkap dengan  jiwa besar dan keterbukaan, ” terang politisi PKB ini. Trend saat ini,  sudah tidak ada lagi pembahasan atau penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah ( APBD ) molor dan sebagainya, karena bila molor pasti ada sangsinya. ” Kami menghormati hak berdemokrasi , bila sudah ada hasil dari propinsi diharapkan bisa ditindak lanjuti secara kebersamaan, apapun hasilnya,” tandas mantan anggota DPRD ini. Harapan  dari wakil bupati terkait kebersamaan di DPRD ini , nampaknya tak bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, meski pada saat sidang paripurna pemandangan umum fraksi terkait 3 rancangan raperda kemarin diwarnai ketidak hadiran tiga fraksi namun saat kunjungan kerja badan musyawarah (banmus) dan badan anggaran (banggar) semua anggota fraksi di DPRD terlihat kompak mengikuti kunker tersebut. penulis : Bz

recent tags

anggota dewan