PKL Gading Fajar Wadul Dewan

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ratusan pedagang kaki lima Gading Fajar di back up aktifis mahasiswa dari PMII, menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sidoarjo. Aksi Unras ini digelar, sebagai wujud penolakan penertiban yang dilakukan oleh Satuan polisi pamong praja. “Kita ingin diayomi, bukan digusur,” terang salah satu pedagang. Setelah melakukan aksi beberapa saat, sekitar 10 perwakilan diterima komisi B DPRD Sidoarjo. Dalam pertemuan yang digelar di ruang sidang komisi, Ketua komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto menyentil perwakilan pedagang kaki lima gading fajar, yang memberikan batasan waktu satu bulan agar dikembalikan berdagang ke lokasi awal. Sentilan ini dilontarkan Bambang, saat menerima perwakilan PKL Gading Fajar. yang melakukan unjuk rasa di DPRD Sidoarjo, Rabu (31/5/2017). “Kalau para pedagang mematok satu bulan agar bisa kembali berdagang, kita tidak bisa mengiyakan. Coba kita komunikasikan bersama jangan sampai main nekan,” ujar Bambang. Bambang melihat, persoalan larangan bedagang di jalur jalan Gading Fajar ini, dikarenakan pihak asosiasi pedagang tidak berkordinasi dengan pemerintah kabupaten. “Jangan setelah ada masalah terus mengadu kesini. Dulu waktu pedagang masih sedikit, tidak ada yang mencoba mengkomunikasikan keberadaan PKL kepada pemerintah,” ujar Bambang. Pertemuan yang berlangsung sekitar 2 jam itu, akhirnya selesai dengan langkah komunikasi lanjutan untuk mencari solusi. Sementara itu Didik salah pengurus PKL Gading Fajar selepas masih hearing berhafap agar dicarikan solusi tempat yg punya nilai ekonomis bagi PKL. “Jangan sampai kita ditaruh di lingkar timur,” jelas Didik. (Abidin)

recent tags

anggota dewan