Anggota Komisi D Soroti Banyaknya Bangku Kosong Di PPDB SMPN

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pelaksanaan PPDB (Penerimaa Peserta Didik Baru ) 2017 untuk tingkat SMPN di Sidoarjo ternyata menyisahkan masalah. Pasalnya, dari hasil PPDB jalur online tahap 3, masih ada 314 bangku kosong yang tidak terisi. Anggota komisi D Sidoarjo, Bangun Winarso mengaku prihatin dengan kondisi ini. Apalagi pada hasil seleksi PPDB tahap 2 sebelumnya, tercatat 1009 bangku kosong. Mestinya menurut Bangun, dalam ketentuan yang ada, sebenarnya seleksi itu sampai tahap 2. Tetapi karena banyaknya bangku kosong itu, maka ditempuhlah seleksi tahap 3. “Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi. Karena itu sama saja menafikkan peluang siswa untuk masuk sekolah negeri,” jelas Bangun. Jika mengacu pada mekanisme PPDB tahun 2016 lalu, tidak sampai terjadi kekosongan bangku sebanyak itu. Karena bila ada bangku kosong karena yang lolos seleksi pindah sekolah, itu akan diisi oleh siswa yang dalam jalur seleksi online masih urutan di bawahnya. Mekanisme seperti ini sebenarnya sudah digunakan sejak lama, dan ketentuan hukumnya melalui Permen. Yang mengherankan lagi untuk siswa berprestasi dan bina lingkungan dimasukkan dalam jalur online. “Seharusnya untuk mereka melewati offline. Karena secara otomatis untuk siswa yang berprestasi di bidang olahraga, seni dan akademik melalui kejuaraan itu mendapat jatah khusus. Begitu pula untuk bina lingkungan,” ulas Bangun. Untuk itu, masih banyaknya bangku kosong yang ada, diharapkan Bangun bisa segera dilakukan terobosan oleh Dinas Pendidikan. “Jangan sampai ada wacana, jika Pemkab Sidoarjo mengabaikan anak didik yang memang pantas masuk dalam SMP Negeri,” tutupnya. (Abidin)

recent tags

anggota dewan