Wabup Prihatin Jumlah ODHA Semakin Tinggi

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) -meningkatnya Orang Dengan HIV AIDS(ODHA) di kabupaten Sidoarjo, mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah. Wujudnya, bersama Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Sidoarjo, Pemkab mengadakan Rapat Koordinasi Stakeholder, dan mitra KPA Kabupaten Sidoarjo, Rabu (27/9/2017) di Ruang Delta Karya. “Berdasarkan data yang ada, penularan HIV /AIDS di Kabupaten Sidoarjo, bukan hanya terjadi pada kelompok atau komunitas risiko Tinggi saja. Akan tetapi epidemi ini sudah merangkak jauh ke wilayah yang semula dianggap tidak beresiko. Misalnya pada anak-anak telag di temukan 104 kasus dan ibu rumah tangga ditemukan 568 kasus. Bahkan banyak dari mereka yang tidak tertolong akibat keterlambatan akses layanan kesehatan lantaran minimnya anggapan bahwa mereka juga bisa tertular HIV” ungkap wakil bupati H.Nur Ahmad Syafuddin, SH saat membuka acara ini. Dari data yang berhasil dihimpun oleh dinas kesehatan Kabupaten Sidoarjo, hingga akhir April 2017 telah tercatat 2.154 kasus HIV & Aids lebih dari 80 % merupakan usia produktiv dan 434 orang diantaranya telah meninggal dunia. Dengan ditemukannya kasus ini, membuat Sidoarjo masuk dalam 5 (lima) besar sebagai Kabupaten/Kota dengan kasus HIV/AIDS. Wakil Bupati yang akrab disapa Cak nur juga selaku ketua pelaksana KPA Kabupaten Sidoarjo, juga memberikan apresiasi setinggi-tinggi kepada semua pihak, khususnya kepada LSM pihak swasta dan warga peduli AIDS. Juga dari berbagai Kecamatan yang telah berpartisipasi aktif dalam program ini. Wabup menghimbau sekaligus berharap agar sinergitas antara pemerintah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Pada bulan Juli lalu, sudah diterbitkan Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS. Dengan adanya perda tersebut segala upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS yang dilaksanakan oleh berbagai pihak dapat terintegrasi dengan baik.(Abidin)

recent tags

anggota dewan