Pansus Kebut Finalisasi Raperda Penataan Swalayan

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pansus Raperda tentang penataan toko swalayan, terus bekerja menyelesaikan point-point krusial Raperda ini. Ditargetkan, pada pertengahan bulan Oktober 2017 ini, Raperda penataan toko swalayan akan selesai untuk disahkan sebagai Perda. Rizal Fuadi Ketua Pansus Raperda penataan toko swalayan Rizal Fuadi menjelaskan, tahapan pembahasan yang dilakukan Pansus bersama SKPD terkait sudah pada finalisasi. “Intinya tidak ada masalah pada pembahasan, hanya beberapa point yang perlu penjelasan lebih detail,” jelas Rizal Fuadi. Masih menurut politisi PAN ini, tujuan dari penuntasan Raperda ini, untuk membatasi keberadaan toko swalayan agar menghidupkan toko klontong atau toko tradisional rakyat. “Kita tidak menghentikan berdirinya toko swalayan, karena bisa dianggap melarang investasi. Namun ke depan kita atur agar keberadaannya tidak mematikan pasar rakyat,” ujarnya. Masih menurut anggota komisi B ini, aturan yang penting dalam Raperda itu adalah jarak berdirinya swalayan satu dengan swalayan lain 1000 meter. “Dengan batasan satu lokasi itu maksimal hanya dua swalayan saja,” tegas Rizal. Sementara itu menyikapi jumlah swalayan yang saat ini sudah berdiri lebih dari 2 swalayan, Rizal mengaku aturan dalam Raperda itu akan menunggu masa usahanya habis. “Kita tidak bisa serta merta menutupnya. Namun jika ijin usahanya selesai, maka tidak akan diberikan ijin lagi,” ulas Rizal. Dalam Raperda itu, juga terdapat sangsi berjenjang bagi swalayan yang melanggar aturan. Diantaranya peringatan lisan atau tertulis, pembekuan hingga pencabutan dan penutupan usaha. (Abidin)

recent tags

anggota dewan