Badan Anggaran Menerima Studi Komparasi 3 DPRD Kabupaten/Kota

Humas Setwan, Sidoarjo- Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sidoarjo menerima Studi Komparasi DPRD Kabupaten Pekalongan, DPRD Kabupetan Lombok Timur  dan DPRD Kota Mataram di ruang rapat paripurna, Kamis(25/1/18).

                DPRD Kabupaten Pekalongan mengadakan studi komparasi tentang penganggaran Pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, sedangkan  DPRD Kabupaten Lombok Timur tentang masalah pengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa dan DPRD Kota Mataram terkait Raperda sistem inovasi daerah.

                “Bagaimana penerapan pemberhentian dan pengangkatan Perangkat Desa di Sidoarjo seperti apa, setelah penerapan Permendagri No 67 tahun 2017,”tanya A. Zuhri Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Lombok Timur.

                Menanggapi hal tersebut, Probo Agus Suwarno Kabid PMD menyatakan bahwa di Sidoarjo telah terbit Perda No 7 tahun 2016 yang sesuai dengan Permendagri tersebut.

                “Penjaringan Perangkat Desa menggunakan sistem CAT(computer assisted test) yang bekerja sama dengan BKN, sehingga hasil sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas calon,”jelas Probo.

                Probo menambahkan terkait ketentuan peralihan, masa jabatan perangkat desa yang belum habis periode jabatannya langsung menyesuaikan tanpa memperhatikan pendidikan.

                “DPRD Pekalongan berharap masukan terkait penganggaran pendidikan, bagaimana caranya memenuhi anggaran pendidikan sebesar 20 % APBD,”tanya Hj. Hindun, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan.   

                Hadi Subiyanto salah satu anggota Badan Anggaran menyampaikan di Sidoarjo telah diatur melalui Perda No 7 Tahun 2017 serta Perbup No 19 Tahun 2017. Hadi menambahkan tidak boleh ada lagi pungutan di sekolah. Tentang Perda sistem inovasi, Kabupaten Sidoarjo belum mempunyai namun RPJMD sudah mengakomodir.(diana)

recent tags

anggota dewan