Pimpinan Sementara DPRD beserta Seluruh Jajaran Sekretariat DPRD Kab. Sidoarjo Mengucapkan Selamat atas Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Periode 2014-2019

RS Swasta Sudah Overload

0 comments

Kebanyakan Bed, Sepi Pasien SIDOARJO –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo akan membatasi jumlah tempat tidur pada rumah sakit swasta di Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya, 23 rumah sakit yang ada saat ini dipandang telah memenuhi kota. Bahkan, jumlah tempat tidur (bed) di berbagai rumah sakit swasta telah melebihi overload.

Sekretaris Dinkes Sidoarjo Endang Sulastri mengatakan, tempat tidur di rumah sakit swasta saat ini tidak sebanding dengan jumlah pasien. Hal itu mengakibatkan rumah sakit tidak bisa berkembang. Rumah sakit yang minim pasien sulit naik tingkat.

Endang menambahkan, membeludaknya bed juga membuat sebuah rumah sakit tidak efektif. Namun, dinkes tidak punya wewenang untuk membubarkan rumah sakit yang tidak efisien di wilayah Sidoarjo.

“Dinkes hanya bisa menertibkan saja,” tegasnya. Menurut dia, penertiban yang dilakukakan dinkes berupa pembatasan dan pengaturan tempat tidur di rumah sakit swasta. Kebijakan tersebut dilakukan dengan dukungan asosiasi rumah sakit.

Saat ini rasio tempat tidur jauh lebih besar dibandingkan jumlah penduduk Sidoarjo. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Sidoarjo Idong Juanda menanambahkan, saat Undang- Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dikeluarkan, jumlah rumah sakit di Kabupaten Sidoarjo sudah banyak.

Padahal, tidak semuanya mampu memenuhi ketentuan undang-undang itu. Dinkes sendiri tidak bisa berbuat banyak meski tahu banyak rumah sakit yang melanggar ketentuan.

“Kebijakan pembatasan rumah sakit sangat penting agar rumah sakit tidak overload tempat tidur, tetapi minim pasien,” tegas Idong. (vga)


Beri Komentar