Pimpinan dan Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD Kab. Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo Ke 155 Dengan semangat hari jadi ke 155 Kabupaten Sidoarjo, kita songsong pesta demokrasi yang aman demi kelanjutan pembangunan menuju Sidoarjo yang sejahtera, mandiri dan berkeadilan

Sempat Gagal, Kini Panen Raya

0 comments

SEDATI-Petani garam di kawasan Sedati  mulai bisa tersenyum. Jika tahun lalu mereka gagal panen akibat anomali cuaca, maka saat ini kondisi alam sudah

PANEN: Petani garam di Desa Tambak Cemandi, Sedati, tengah memanen garam yang kualitasnya cukup bagus

lebih bersahabat. Sehingga, para petani garam di kawasan ini bisa panen raya.

Hamparan tambak garam yang berada di kawasan Desa Banjar Kemuning, Sedati Gede, Tambak Cemandi, dan Kalang Anyar, Kecamatan Sedati, misalnya, hasil garamnya sudah mulai dipanen.

“Sekarang garamnya sudah bisa dipanen. Kalau dulu memang pernah gagal panen karena saat garam mau mengkristal, turun hujan,” terang Prayitno, pekerja tambak Garam di Banjar Kemuning, kemarin.

Sebelum panen raya, para petani garam terlebih dulu memasukkan air laut yang menjadi bahan baku garam ke tambak.

Air laut yang dimasukkan lewat kanal itu disalurkan ke tambak tambak garam untuk selanjutnya dibiarkan menjadi bakalan garam dalam bentuk kristal atau Natrium Klorida (NaCl).

Biasanya, para petani garam mulai panen pada kisaran bulan Juli hingga Desember. Sedangkan hasil garam dijual dalam bentuk curah.

Hasil panen garam di kawasan Sedati termasuk bermutu baik. Karena, letaknya yang tidak terlalu jauh dengan laut.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdaganan, dan Energi Sumberdaya Mineral (ESDM), Maksum mengatakanpihaknya selama ini memantau perdagangan garam di Sidoarjo.

Namun, selama ini lebih pada perdagangan garam di pasar-pasar tradisional.

“Kita rutin memantau harga garam yang masuk dalam kebutuhan pokok. Tapi, tidak memantau harga garam dari petani garam di tambak,” kata Maksum.

Dari data yang dihimpun, saat ini harga garam dari petani tergolong bagus.

Jika harga garam saat panen raya sempat jatuh di kisaran Rp 100 hingga Rp 150 per kg, kini meningkat menjadi Rp 200 hingga Rp 300 per kilonya. (rud/jay)


Beri Komentar