Segenap Anggota dan Sekretariat DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Pimpinan DPRD Kabupaten Sidoarjo Periode Tahun 2014-2019

Siswa Luar Kota Bebas Daftar di Sidoarjo

1 comment

Tidak Ada Batasan Siswa Masuk Sidoarjo

FAVORIT: Setelah menempati gedung baru, SMPN 2 Sidoarjo diprediksi akan semakin banyak diminati PPDB

Sidoarjo, Bhirawa – Meski beberapa daerah memberikan batasan kuota masuknya siswa baru dari diluar daerah,   tidak demikian dengan Sidoarjo. Dinas Pendidikan (Dindik) Sidoarjo justru memberikan kelonggaran kepada siswa dari luar kota untuk mendaftarkan diri ke sekolah kawasan kota Delta ini. Sistem tersebut dianggap mampu memberikan kesempatan bagi siswa yang berkompeten untuk bersaing menempuh pelajaran di Sidoarjo.

Kepala Dindik Sidoarjo melalui Kabid Pendidikan Menengah Dindik Sidoarjo, Mustain Baladan, Senin(6/6) mengatakan, Dindik tidak memberikan batasan calon siswa baru untuk mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP, SMA dan SMK Negeri di Sidoarjo. “Kita berikan kesempatan kepada semua siswa untuk  bersekolah di Sidoarjo. Masak sekolah dimanapun harus dibatasi,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, dirinya juga tidak takut seandainya mekanisme tersebut dapat menyingkirkan siswa asli Sidoarjo sendiri. Menurutnya, jika siswa Sidoarjo tidak mampu bersaing dalam PPDB, siswa Sidoarjo tersebut harus rela masuk di sekolah swasta. Sekolah swasta di Sidoarjo diyakini dapat menampung siswa yang gagal bersaing dalam PPDB.  Seperti diketahui, dalam Peraturan Bupati Sidoarjo nomor 23  tanggal 14 Mei 2011 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik (PPD) pada TK dan sekolah di lingkungan Pemkab Sidoarjo serta pedoman teknis PPDB SMP, SMA dan SMK Negeri oleh Kepala Dispendik Sidoarjo memutuskan bahwa PPDB menyaring siswa hanya melalui nilai Ujian Nasional (Unas) saja.

Secara otomotis siswa di luar Sidoarjo dengan nilai Unas tinggi berpeluang masuk di sekolah negeri di Sidoarjo dengan mudah. Hal itu, mengakibatkan siswa asli Sidoarjo dengan nilai UN pas-pasan dipastikan ketar-ketir dengan sistem sekarang. Jika dibandingkan dengan PPDB tahun lalu, siswa dengan nilai UN pas-pasan masih bisa berharap dengan sistem ujian tes yang diadakan tiap sekolah.  Mustain menjelaskan, siswa yang benar-benar masuk di sekolah Sidoarjo adalah siswa dengan nilai UN tinggi. Sistem PPDB 2011 ini juga dilakukan untuk meminimalisir adanya kecurangan dalam PPDB. Diantaranya, titipan siswa pada sekolah yang hendak dituju oleh pihak-pihak tertentu. “Sekarang persaingannya ketat dan hanya nilai UN tinggi saja yang bisa masuk sekolah negeri,” ujar mantan Kepala SMPN 2 Candi ini.

Untuk pagu SMPN di Sidoarjo menyediakan 11.980 bangku kosong yang terbagi oleh 42 SMPN. Termasuk pengurangan pagu dari SMPN 1 Sidoarjo dan SMPN 1 Sedati yang telah terlebih dahulu melakukan PPDB karena bersatatus RSBI. Sedangkan pagu SMAN sebanyak 2.952 bangku kosong yang terbagi dalam 10 SMAN serta telah dikurangi pagu SMAN 1 Sidoarjo dan SMAN 1 Krian sebagai RSBI.  Untuk  tingkat SMKN dari 5 SMKN yang ada menyediakan 1.764 bangku kosong. Pendaftaran, PPDB SMPN, SMAN, SMKN  akan dilaksanakan mulai 20-23 Juni mendatang. [ach]

 


  1. sidorajo UN anjlok …!!
    yg nilai kecil bingung mw kemana

Beri Komentar