Pimpinan & Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2012 dan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke - 153

Tanpa Simpanan Kas Daerah, BPR Delta Artha Semakin Sehat

0 comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Bertahap namun pasti, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Delta Artha Kabupaten Sidoarjo, menunjukkan eksistensinya sebagai Bank milik pemerintah daerah yang cukup sehat.

Muhammad Amin Dirut Bank Delta Artha

Hal ini bukan tanpa dasar, pasalnya  melalui majalah info Bank di Bank Indonesia (BI), BPR Delta Artha masuk dalam 10 BPR yang memiliki aset terbesar, dari 1.711 BPR yang ada di Indonesia.

Sekaligus masuk dalam 10 besar BPR berkinerja baik dengan predikat sangat bagus pada tahun 2010 kemarin.

”Kerja keras kita setelah mendapatkan cobaan tahun 2009 (penarikan dana simpanan kasda senilai Rp 40 miliyar) dapat kita lalui atas dukungan masyarakat kepada BPR Delta Artha,” kata Muhammad Amin Direktur Bank delta Artha saat ditemui beberapa waktu lalu.

Masih menurut Amin, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini, setoran PAD BPR Delta Artha kepada daerah mengalami peningkatan.

Untuk setoran PAD tahun 2008 yang sebesar Rp2,60 miliyar, meningkat pada tahun 2009 menjadi Rp3,77 miliyar atau ada

peningkatan sebesar 45%.

Sedangkan tahun 2010 kembali meningkat menjadi Rp 3,8 miliyar.

Sementara dari laba, tahun 2008 sebesar Rp5,78 miliar, tahun 2009 menjadi Rp7,76 miliar atau ada peningkatan 34.32%.

Dan tahun 2010 laba kembali meningkat menjadi Rp 9,6 miliyar.

Disampaikan Amin, keuntungan BPR akan diperuntukan bagi masyarakat Sidoarjo. Sehingga aset dan kekayaan lain di BPR kini tak hanya untuk kredit bagi PNS saja, tetapi juga mulai disalurkan dalam bentuk kredit kepada masyarakat.

Yakni masyarakat yang bergerak pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Dari catatan, di tahun 2008 dana yang disalurkan kepada UMKM ini sudah Rp4,8 miliar lebih. Tahun 2009 sebesar Rp5,5 miliar.

Sedangkan per Oktober 2010 sudah tersalur Rp6 miliar lebih. Pelayanan ini baru dirintis tahun 2007.

Sehingga  Amin merasakan fungsi bank tidak optimal bila BPR Delta Artha hanya melayani PNS saja.

”BPR ini kini tidak hanya milik PNS saja, tetapi juga milik rakyat,” tandasnya.

Sehingga awal tahun 2011 BPR Delta Artha, mampu  membuka kantor pelayanan kas di dekat Pasar Larangan.

Sementara itu ketua komisi B DPRD Sidoarjo M.Agil Effendi dikonfirmasi terpisah menegaskan, pihaknya memberikan apresiasi positif, atas kinerja Bank Delta Artha yang semakin menunjukkan peningkatan kinerja dari tahun ketahun.

“Kita harapkan kinerja yang sudah baik ini bisa semakin ditingkatkan,” tutupnya. (Abidin)


Beri Komentar