Pencarian
Tidak Dilibatkan Soal Kerjasama Sanitary Renfill, Ketua DPRD Protes
SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penandatanganan kesepakatan awal Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sanitary renfill di Desa Kebongagung Kecamatan Porong, antara pemerintah kabupaten Sidoarjo dengan Bernhard schenk utusan dari Bank pengucur dana dari Jerman beberapa waktu lalu, disoal ketua DPRD Sidoarjo H.Dawud Budi Sutisno SH.MHum.
Pasalanya, penandatanganan kesepakatan yang dilakukan di ruang transit pendopo Delta Wibawa itu, sama sekali tidak melibatkan legislative sebagai bagaian dari pemerintahan.
“Yang namanya pemerintahan itu ya eksekutif dan legislative, masak setiap ada penandatangan kerja sama dengan pihak asing, dewan selalu ditinggal,” tutur Dawud saat dikonfirmasi, Senin (20/2/2012).
Masih menurut Dawud, sikap eksekutif yang slonang-slonong tanpa ada kontrol itu, dikawatirkan bisa berdampak negatif pada akhirnya.
Apalagi persiapan lahan TPA di Kebonagung itu, awalnya juga sepengetahuan dewan.
“Kita tidak ingin wacana hibah dari Negara Jerman itu ternyata berbuntut pembayaran di belakang hari. Makanya harus jelas akad hibah itu dengan sepengetahuan dewan,” ujar Dawud lagi.
Untuk itu, agar pada kesepakatan kerjasama di bidang lain langkah slonang-slonong itu tidak terulang lagi, pihak Legislatif akan segera meminta klarifikasi kepada eksekutif.
“Kita akan panggil eksekutif. Karena persoalan main slonong ini sudah terjadi dua kali yakni soal BLK dan sekarang TPA,” tegas Dawud.
Seperti diketahui, pembangunan Sanitary Renfill di TPA Kebonagung dengan dana hibah dari pemerintah Jerman, tinggal selangkah lagi.
Ini setelah Bernhard schenk utusan dari Bank penyalurn dana dari Jerman melakukan studi kelayakan dan perbandingan antara kondisi TPA di Jabon dengan lahan TPA baru di Kebon Agung Porong, Selasa (14/2/2012).
Studi kelayakan atau disebut juga survey lapangan yang dilakukan bersama Kepala Dinas Kebersihan Dan Pertamanan (DKP) M.Syafiq ini, merupakan langkah terusan dari kesiapan Pemkab Sidoarjo untuk pembangunan sanitary renfill itu.(Abidin)


























