Pimpinan dan Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD Kab. Sidoarjo Mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1435 H

Wisata Alam Kolam Pemancingan Plus Kuliner di Sedati

16 comments

Ikan Bisa Langsung Dimasak dan Dinikmati di Lokasi

BAGI para penghobi mancing, nama Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, sudah tidak asing lagi. Desa itu surga bagi para pemancing. Hamparan luas kolam pancing tak membuat penghobi mancing bosan berjam-jam di tempat tersebut. Apalagi ikan yang disediakan bermacam-macam. Mulai ikan bandeng, nila, gurami, patin, hingga tombro. ”Tapi, yang paling banyak ikan bandeng,” ujar Camat Sedati Pujoseno.

Dia menjelaskan bahwa selama ini Kalang anyar menjadi pusat pemancingan. Di desa itu total ada sembilan pemilik kolam pancing. Tetapi, masing-masing pemilik bisa memiliki berhektare-hektare kolam pancing. Yang terbanyak kolam pancing ikan bandeng. Desa lain yang juga memiliki kolam pemancingan adalah Kwangsan, Gisik Cemandi, dan Ce mandi. Kwangsan terkenal dengan ikan gurami dan patin. Dua desa sisanya adalah ikan nila dan tombro.

Seorang ibu bersama 2 orang anaknya sedang menikmati wisata pancing di Kolam Pancing Sedati

Pada hari-hari biasa, kesibukan di kolam pemancingan itu tidak terasa. Di satu kolam pemancingan, paling hanya ada 20-50 orang. Tetapi, jika hari libur atau akhir pekan, jalan-jalan di empat desa tersebut bakal penuh dengan deretan mobil dan sepeda motor yang diparkir tak jauh dari lahan kolam pancing. ”Yang bermobil kebanyakan dari luar kota,” terang suami Mustorikah itu. Sebagian besar pemancing luar kota itu berasal dari Surabaya. Tetapi, banyak juga yang berasal dari Mojokerto, Pasuruan, hingga Malang.

Saat hari libur, jumlah pemancing di satu tempat pemancingan bisa mencapai ratusan orang. Bahkan, hampir tidak ada sela di sepanjang pinggiran kolam pancing. Semua penuh dengan kursi-kursi kecil yang ditempati pemancing. Pemancing dari luar kota biasanya membawa serta keluarga. ”Kadang malah satu mobil penuh,” terangnya. Tak jarang, banyak pemancing yang datang saat malam. Beberapa kolam pemancingan memang buka 24 jam.

Pria yang akrab dipanggil Pujo itu menjelaskan bahwa desa-desa tersebut sejak dulu memang berupa tambak. Baik itu ikan air tawar maupun ikan air payau. Baru sepuluh tahun lalu, satu demi satu pemilik tambak mulai membuka tambaknya menjadi kolam pemancingan. Saat ini, luas total kolam pemancingan di Sedati mencapai 17 hektare.

Makin banyaknya kolam pemancingan di Kalanganyar dan beberapa desa sekitarnya menggeliatkan perekonomian warga.

Masing-masing tempat pemancingan biasanya menyediakan layakan one stop service. Pemancing yang datang tanpa membawa alat bisa menyewa alat pancing. Jika dapat, setelah dibayar, bisa minta dihilangkan durinya. Kalau ingin langsung dimakan, rata-rata kolam pemancingan menyedia kan jasa pembakaran. Ikan yang dibakar itu sudah dibumbui plus disediakan sambal dan nasi. Jadi, tinggal makan ikan hasil tangkapan. Tidak perlu semua dibakarkan. Sisa ikan hasil pancingan tetap bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Salah satu tempat pemancingan yang cukup tenar di Kalanganyar, Sedati, adalah laguna milik H. Samsul Anam. Tempat itu bisa dibilang paling luas dan paling sering jadi jujukan warga luar kota.

Luas tempat memancing yang berdiri pada 2003 tersebut sekitar 3 hektare yang dibagi menjadi empat petak kolam pancing. Ikan di tempat pemancingan itu adalah bandeng. Per kilo bandeng dihargai Rp 18 ribu-Rp 20 ribu.

Abdul Muin, salah seorang pengelola laguna, menyatakan bahwa pada hari kerja satu petak kolam pancing hanya berisi 5-10 orang. Namun, saat hari libur, jumlah pemancing bisa mencapai 500-750 orang. Mereka biasa datang pada pagi, kemudian memancing hingga malam. Per orang biasanya membawa pulang 2-3 kilogram ikan. Jika ditotal, omzetnya mencapai Rp 30 juta-Rp 45 juta. Itu belum termasuk biaya sewa alat pancing atau jasa memasak ikan. ”Kalau hari libur, banyak yang langsung makan di tempat,” terang pria 50 tahun itu.

Di satu petak kolam pancing rata-rata berisi 4 ribu ekor ikan yang diisi seminggu sekali. Jadi, pemancing bisa dengan mudah men dapatkan ikan. Ikan yang dimasukkan berasal dari tempat pembesaran. Jadi, tidak ada yang kecil. Rata-rata beratnya 3 ons.

Butuh Program CSR bagi Nelayan
SEDATI, terutama Desa Kalanganyar, sebenarnya bisa menjadi daya tarik wisata air dan kuliner yang besar. Tidak hanya menarik pengunjung dari kota-kota sekitar, tapi juga mancanegara. Sayang, infrastruktur yang tidak memadai membuat lingkungan pemancingan tersebut tidak terawat dan sedikit kumuh. Padahal, tingkat ekonomi tamu dari luar kota yang datang ke wilayah itu tergolong mapan.

Kabag Perekonomian Pemkab Sidoarjo - Dra. Fenny Apridawati, M.Si

Selain pemancingan, potensi yang bisa digali di Sedati adalah wisata air atau sungai. Di sepanjang jalan terdapat sungai yang bermuara ke laut. Sayang, banyak kerusakan padaplengsengan atau pembatas sungai itu. Sungai yang berdekatan dengan rumah warga juga kotor. “Sebagian besar jalan sudah dibangun. Jika sungai dikeruk dan plengsengan diperbaiki, pasti bisa bagus,” ujar Kabag Perekonomian Pemkab Sidoarjo Fenny Apridawati.

Fenny menjelaskan, banyak warga yang memiliki perahu. Perahu-perahu tersebut biasanya digunakan melaut saat malam. Jika lokasi tersebut diberdayakan sebagai wisata sungai, saat siang perahu-perahu itu bisa dimanfaatkan. Dengan demikian, para nelayan bisa memperoleh penghasilan tambahan. Mereka tinggal memoles perahu agar lebih menarik bagi pengunjung.

Untuk itu, Fenny menyatakan saat ini mencari bantuan program corporate social responsibility(CSR) dari perusahaan yang peduli dengan pemberdayaan nelayan.

Jika terealisasi, wisatawan bisa mengarungi sungai dengan perahu untuk melihat kehidupan warga. Perahu itu bisa berlayar ke laut. “Jadi, wisatawan bisa merasakan berperahu hingga laut lepas,” ujar wanita yang selalu tampil menarik itu.

Selain wisata pancing dan sungai, ada satu lagi daya tarik wilayah tersebut. Setiap akhir Agustus, ada petik laut. Itu adalah perayaan yang menyimbolkan rasa syukur nelayan atas ikan tangkapan yang melimpah. Pada pelaksanaan tradisi tersebut, seekor kambing disembelih di laut, kemudian diperebutkan oleh warga. Namun akhirnya, kambing itu dimasak untuk dimakan bersama-sama seluruh nelayan. 

(Sumber : Koran Jawa Pos “sha/c13/mik”)


  1. Fishinger sejati

    Usul Pak….saya uda sering mancing disana,tapi semuanya kok Kiloan ya??!apa nggak di adakan yg Mancing Harian aja Pak??!!karna nggak kuat duitnya Pak….hehe….!!!!!!

  2. mhn ma’af sblmnya buat Bp. H. Samsul Anam ? Apakah Bpk orangnya yang telah menjual Tanah di Desa Anggaswangi dan telah dputuskan PN Sidoarjo Jatim. Kebetulan Saya Korban yang tinggal di Bgr. Kalo bukan Saya mhn dima’afkan, Kalo betul kembalikan Hak Kami !!!

  3. Saya sudah sering ke Kalanganyar,tapi yg saya tahu cuma ada pemancingan bandeng kiloan. Ikan Nila juga ada,itupun tidak selalu ada.. Dan hanya ada di satu tempat/pemancingan.
    Yang membuat saya tertarik, diatas td ditulis bahwa di desa lain terkenal dengan pemancingan ikan selain bandeng (Nila,tombro,dll). Kalo boleh tahu itu lokasi persisnya didaerah mana ya ? Apakah disekitar Kalanganyar juga ?

  4. Betul apa yg ibu (Dra. Fenny Apridawati, M.Si) tapi kami sebagai perangkat desa kalanganyar mohon reaksi nyata dari pihak pemkab sidoarjo demi kemajuan desa & rakyat kami.

  5. Pemancingan di kalanganyar memang banyak tp mayoritas memang ikan bandeng yang dipancingkan mengingat budidaya ikan bandeng mudah dilakukan di wilayah desa kalanganyar. Diakui atau tidak bandeng kalanganyar merupakan terkenal sampai keluar propinsi karena tidak bau tanah, itu merupakan nilai plus bagi komoditi ikan bandeng yang pemasarannya sampai ke SEMARANG dan PAPUA(PT. FREEPOT.

  6. Sangat mendukung Ibu… Saya pernah mancing di daerah tersebut. Sangat berpotensi sekali untuk obyek wisata. Namun sayang akses (jalan) menuju kesana masih sempit, apalagi kalau ada kegiatan warga jadi susah lewat.

    Usul untuk bapak pejabat yang berwenang agar jalan menuju wisata pancing sedati/kalanganyar diperluas dan dibuat plengsengan di pinggir sungainya. Mudah2an menjadi obyek wisata baru untuk sidoarjo.

    Maju Terus wisata Sidoarjo

  7. INFORMASI ADA KOLAM PANCING DI DAERA KECAMATAN TARIK SIDOARJO TEPATNYA DI DESA MERGOSARI NAMANYA KOLAM PANCING TEGUH JAYA/TIRTO MOJOPAHIT, KOLAM HARIAN IKAN TOMBRO HITAM/MAJALAYA, BAWAL, PATIN DENGAN TICKET RP-25000/STICK. DAN ADA KOLAM LOMBA DAN GALATAMA RUTIN TIAP RABU/SABTU MALAM MULAI JAM 08’00 SAMPAI 24’00.

    SELAMAT BERKUNJUNG DAN COBA TEST UMPAN PASTI LANGSUNG STRIKE SOALE IWAKE OKE BANGET JACK…… MANTABE.

  8. Menarik sekali jika pembahasan mengenai pengoptimalan potensi daerah terutama daerah kelahiran dan saya dibesarkan yaitu Kalanganyar. kalau pemkab Sidoarjo cermat potensi daerah Sedati memang besar terutama Kalanganyar shg perlu tindakan riil dari pemerintah untuk menggali potensi tersebut sehingga PAD meningkat. kolam pancing merupakan potensi yg bagus dan menjanjikan akan tetapi akses masuk perlu dibenahi dan bekerja sama dengan pemerintah desa Tambak cemandi, meskipun wilayah secara teritorial masuk Kalanganyar akan tetapi akses ke pemancingan melalui tetangga jd perlu kordinasi antara kedua pemerintah desa tersebut dg difasilitasi Pemkab.

  9. Hiburan mancing memang paling mengasikan dan membuat pikiaran lebih tenang dan kesabaran lebih meningkat dan apalagi bisa mancing sama keluarga dan makan bareng ikan pancingan di kolam pancing wah serasa mangkin mantab kerukunan keluarga.

  10. Kolam Pancing TEGUH JAYA, di desa mergosari kec-tarik Sidoarjo.

    Lomba rutin Sabtu malam jam 20’00 sampai jam 24’00.

    Galatama rutin Rabu malam Jam 20’00 sampai jam 24’00.

    Ikan FULL MASTER, Door Price 2000/Ikan kembali.

    Lapak di undi 15 menit sebelum lombai di mulai

    selamat berkunjung salam Strike…….. Mancing Maneh……

  11. Buat Pak Jarno, ada no telpnya nggak kolam pancing Teguh Jaya?
    pengin nyoba nehh

  12. Kolam Pancing sekarang buka Hari Minggu Pagi Jam 10’00 sampai 02’00 dan dilanjut Galatama 2 Jam, Ticket Lomba RP.100 000 dan Hadia 2 500 000 diambil sepuluh Nominasi SELAMAT BERKUNJUNG dan Berlamba.
    Dan untuk Rabu Malam Ticket RP.60 000 dan Hadia RP.1000000 di ambil 10 nominasi hadia.

    Salam Strike

    Sujarno

  13. KOLAM PANCING TEGUH JAYA, KOLAM MASTER DAN KOLAM KILOAN UNTUK KELUARGA YANG INGIN IKAN SEGAR.

Beri Komentar